analyticstracking
Indonesia Archipelago Network News - IANnews.id

"Mirip Chromecast, Sony Bikin Dongle Streaming TV"

Rabu,2013-09-18,14:22:22
(IANnews.id) "(IANNnews) Jakarta - Sony dilaporkan tengah mengembangkan dongle aplikasi TV streaming, Smart Stick, yang akan menjadi pesaing dongle serupa besutan Google, Chromecast.

Sebagaimana dikabarkan BBC, 18 September 2013, perusahaan teknologi raksasa asal Jepang itu secara formal akan meluncurkan Smart Stick pada akhir pekan ini.

Sama halnya dengan Chromecast, Smart Stick menawarkan akses konten online meliputi video streaming, musik dan game.

Yang membedakan keduanya adalah harga. Sony mengatakan dongle Android-nya itu akan dibanderol US$150, setara Rp1,7 juta, hampir lima kali lipat lebih mahal dari banderol Chromecast yang hanya US$35, atau Rp400 ribu.

Sementara teknisnya hampir sama. Smart Stick dapat langsung ditancap dalam soket mobile definision link (MHL) sebuah TV. Disebutkan juga, layanan dongle Sony itu juga menawarkan akses ke konten Netflix, Amazon Instant Video, YouTube, unduh berbagai software di Play Store sampai browser Chrome, yang akan muncul dalam bentuk pre-install.

Smart Stick muncul dengan bundling remote dengan microphone berbasis suara, touchpad maupun tombol lainnya.

""Disambut"" kompetitor

Para analis memprediksi, keputusan Sony mematok Smart Stick yang jauh lebih mahal dari Chromecast bisa jadi bumerang untuk Sony sendiri.

Di luar soal harga, Sony harus bersaing dengan perangkat besutan kompetitor-kompetitor lain yang juga berinvestasi pada akses konten smart TV.

Pertama, Samsung. Perusahaan teknologi Korea Selatan itu telah mengakuisisi perusahaan layanan Israel, Boxee.

Boxee memungkinkan pengguna merekam pertunjukan TV dalam server perusahaan dan kemudian memainkan konten itu dalam TV, komputer maupun perangkat pintar milik pengguna. Semacam layanan video on demand (VOD).

Belum lagi LG yang juga bermain di wilayah yang sama. Raksasa perusahaan elektronik Korea itu juga mengakuisisi sistem operasi WebOS, telah mengembangkan peranti lunak itu dalam produk Smart TV-nya.

Tak ketinggalan Microsoft yang sudah siap dengan Xbox One generasi teranyar, memungkinkan integrasi konten dari kabel atau satelit provider dengan video online lainnya.

Tinggal kita lihat nasib Sony, melejit atau malah babak belur."
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success