News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Begini Cara Twitter Cari Untung
Rabu,2013-09-18,14:19:54

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Twitter telah melakukan proses penawaran saham perdana ke publik. Pengajuan initial public offering (IPO) menjadi babak baru dari bisnis situs yang memiliki 200 juta pengguna di dunia itu.
Keputusan situs microblogging itu adalah untuk menyaingi Facebook dan Google di era iklan mobile. Kini raksasa-raksasa perusahaan teknologi tengah membidik ceruk keuntungan dari iklan mobile. Tak terkecuali Twitter. Bagaimana caranya?
Melansir Bloomberg, 17 September 2013, data eMarketer Inc menunjukkan lebih dari setengah iklan mobile pada perangkat ponsel pintar dan tablet telah menyumbang lebih dari setengah pendapatan total Twitter tahun ini.
Sementara Facebook masih di belakang Twitter, yang mana 41 persen dari total pendapatan iklannya diakses dari perangkat mobile. Sedangkan Google, diperkirakan seperempat dari pendapatan totalnya berasal iklan mobile.
Twitter dipoyeksi akan mendapat keuntungan sebesar US$16,7 miliar pada iklan di perangkat mobile, yang memang jadi target utamanya. Perolehan itu tentu akan menjadi pemikat investor-investor baru yang akan membeli saham publik perusahaan.
Facebook dan Google tak mau kalah. Dua perusahaan yang sebelumnya hanya fokus pada iklan di perangkat komputer PC, kini mulai beralih ke perangkat mobile, seperti ponsel dan tablet.
""Ponsel adalah hal yang penting bagi Twitter. Ke depan, potensi dan pertumbuhan iklan di perangkat mobile akan semakin besar, mengingat makin banyak orang yang menggunakan perangkat mobile,"" kata Justin Merickel, Direktur Senior Solusi Iklan di Adobe System Inc.
Strategi Twitter
Twitter tak akan menyia-nyiakan ""tambang emas"" di perangkat mobile. Tahun ini, Twitter telah menghabiskan dana ratusan juta dolar untuk membangun flatform iklan. Tentu ini bertujuan untuk menargetkan pendapat yang lebih besar dari Facebook dan Twitter.
Pada 9 September lalu, Twitter telah resmi mengakuisisi perusahaan pengelola iklan digital, MoPub. Tak tanggung-tanggun, ""situs kicau"" itu menggelontorkan dana sebanyak US$350 juta untuk membeli MoPub.
""Akuisisi itu tentu akan menambah alat iklan Twitter. Sekarang para pengiklan dapat lebih mudah memasang iklannya di Twitter, karena Twitter telah menyediakan informasi penggunanya dengan detail,"" kata Vik Kathuria, Managing Partner di MediaCom. "
Keputusan situs microblogging itu adalah untuk menyaingi Facebook dan Google di era iklan mobile. Kini raksasa-raksasa perusahaan teknologi tengah membidik ceruk keuntungan dari iklan mobile. Tak terkecuali Twitter. Bagaimana caranya?
Melansir Bloomberg, 17 September 2013, data eMarketer Inc menunjukkan lebih dari setengah iklan mobile pada perangkat ponsel pintar dan tablet telah menyumbang lebih dari setengah pendapatan total Twitter tahun ini.
Sementara Facebook masih di belakang Twitter, yang mana 41 persen dari total pendapatan iklannya diakses dari perangkat mobile. Sedangkan Google, diperkirakan seperempat dari pendapatan totalnya berasal iklan mobile.
Twitter dipoyeksi akan mendapat keuntungan sebesar US$16,7 miliar pada iklan di perangkat mobile, yang memang jadi target utamanya. Perolehan itu tentu akan menjadi pemikat investor-investor baru yang akan membeli saham publik perusahaan.
Facebook dan Google tak mau kalah. Dua perusahaan yang sebelumnya hanya fokus pada iklan di perangkat komputer PC, kini mulai beralih ke perangkat mobile, seperti ponsel dan tablet.
""Ponsel adalah hal yang penting bagi Twitter. Ke depan, potensi dan pertumbuhan iklan di perangkat mobile akan semakin besar, mengingat makin banyak orang yang menggunakan perangkat mobile,"" kata Justin Merickel, Direktur Senior Solusi Iklan di Adobe System Inc.
Strategi Twitter
Twitter tak akan menyia-nyiakan ""tambang emas"" di perangkat mobile. Tahun ini, Twitter telah menghabiskan dana ratusan juta dolar untuk membangun flatform iklan. Tentu ini bertujuan untuk menargetkan pendapat yang lebih besar dari Facebook dan Twitter.
Pada 9 September lalu, Twitter telah resmi mengakuisisi perusahaan pengelola iklan digital, MoPub. Tak tanggung-tanggun, ""situs kicau"" itu menggelontorkan dana sebanyak US$350 juta untuk membeli MoPub.
""Akuisisi itu tentu akan menambah alat iklan Twitter. Sekarang para pengiklan dapat lebih mudah memasang iklannya di Twitter, karena Twitter telah menyediakan informasi penggunanya dengan detail,"" kata Vik Kathuria, Managing Partner di MediaCom. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





