analyticstracking
Indonesia Archipelago Network News - IANnews.id

Tantangan Industri Kreatif Indonesia Hari Ini

Rabu,2013-09-18,09:43:53
(IANnews.id) "(IANNnews) Jakarta - Perkembangan industri kreatif berbasis teknologi di Indonesia tumbuh positif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, beberapa waktu lalu mengatakan, pada tahun 2011-2012 nilai dari industri kreatif yang berbasis TI dan piranti lunak mencapai Rp3,9 triliun. Pertumbuhan itu naik sembilan persen dari tahun sebelumnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wahyu Aditya, Founder dan CEO HELLOmotion. Menurutnya, aktivitas industri kreatif berbasis teknologi di Indonesia meningkat. Itu terlihat dari makin banyaknya para pelakunya di industri game online.

""Ketika saya menjadi juri di even Indonesia ICT Award (INAICTA), ada sekitar 300 peserta untuk kategori game online. Jumlah itu menurut saya adalah angka yang sangat menarik,"" kata Wahyu, ditemui di GREAT Britain Week “Science & Innovation” Day, Jakarta, 17 September 2013.

Saat ini, lanjut Wahyu, sebenarnya Indonesia sudah diuntungkan oleh teknologi yang murah. Untuk para animator kini sudah terdapat software-software animasi yang gratis dan kualitasnya tidak kalah dengan software yang berharga mahal.

""Para pelaku bisnis berbasis teknologi di Indonesia juga sudah memanfaatkan jejaring sosial di Internet untuk mendistribusikan produk-produk buatannya,"" ujar Wahyu.

Perlu gebrakan baru

Meski begitu, tambah Wahyu, masih ada beberapa kendala untuk mengembangkan bisnis di sektor industri kreatif berbasis teknologi. Dalam sebuah bisnis, perlu ada pemikiran-pemikiran baru sebagai seniman yang diimbangi dengan pemikiran Wall Street atau bisnisnya.

""Kedua hal itu harus dipertemukan, agar dapat menghasilkan suatu bisnis yang besar,"" tutur Wahyu.

Wahyu berpesan agar para kreator di industri kreatif berbasis teknologi tidak hanya berpikir secara detail mengenai produk-produknya, tapi juga harus bisa mendengar permintaan para konsumen dengan masuk ke lingkaran komunitasnya.

""Sehingga para kreator mampu membuat produk yang memiliki fans berat, karena para fans berat itu akan dengan sukarela mengampanyekan produk para kreator,"" ujar Wahyu.

""Jadi, selain memproduksi, para kreator juga harus tahu bagaimana menyebarkan dan mengkomunikasikan produk kepada penggunanya,"" katanya. "
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success