analyticstracking
Indonesia Archipelago Network News - IANnews.id

"Di Inggris, Situs 'Nakal' Lebih Populer dari Media Sosial"

Selasa,2013-07-30,10:25:06
(IANnews.id) "(IANNnews) Jakarta - Berdasarkan riset yang dilakukan SimiliarWeb, situs porno merupakan situs yang terpopuler di Inggris, mengalahkan situs jejaring sosial, belanja, berita, dan bisnis.


Barangkali, kondisi ini yang membuat Perdana Menteri Inggris merasa sangat perlu untuk mengambil langkah tegas dalam rangka memblokir akses situs porno di Internet, seperti halnya di Indonesia.

Menurut data-data SimiliarWeb, sepanjang bulan Juni kemarin, kunjungan ke situs porno menyumbang hampir 8,5 persen dari semua klik ke halaman Web di Inggris. Itu menempatkan situs porno di posisi paling populer di negara kerajaan itu.

Angka klik pada situs porno rata-rata di seluruh negara di dunia mencapai 7,7 persen. Negara yang paling sering mengakses situs porno adalah Jerman dengan 12,5 persen, dan Spanyol mencapai 9,6 persen.

""Lalu lintas ke situs khusus orang dewasa itu bukan hanya populer di Inggris, tapi juga di seluruh dunia,"" kata Daniel Buchuk, Kepala Merek dan Strategi SimilarWeb, dilansir Cnet, 29 Juli 2013.

""Tapi, sungguh mengejutkan saat mengetahui popularitas situs porno di Inggris mengalahkan situs-situs jejaring sosial,"" tambah Buchuk.

Angka-angka itu belum termasuk pada penggunaan Internet di perangkat ponsel dan pencarian ilegal yang dilakukan oleh anak-anak.

Selama ini anak-anak sering menjadi korban dengan keberadaan situs porno karena bisa ""mengganggu"" pembelajaran moral dari anak-anak.

Kekhawatiran

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengungkapkan, rencana pemblokiran situs porno ini bukan semata untuk mengajarkan moral dan menakut-nakuti para pembuat situs porno.

""Tapi, sebagai seorang ayah yang tidak ingin moral anaknya rusak. Ini waktu yang tepat untuk bertindak. Tujuannya sederhana, ingin melindungi anak-anak kita yang tidak bersalah,"" kata Cameron, beberapa waktu lalu.

Rencananya bulan depan sudah ada kesepakatan bersama dari para penyedia jaringan Internet di Inggris untuk membuat filterisasi konten pornografi, baik untuk perangkat ponsel, jaringan Wi-Fi publik, maupun jaringan Internet rumah.

""Saya ingin di penghujung tahun 2013, filter itu sudah tertanam di semua jaringan Internet broadband rumahan,"" tegas Cameron."
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success