News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Ini Alasan XL Akuisisi Axis
Sabtu,2013-07-27,09:22:49
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Operator seluler PT XL Axiata Tbk mengumumkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyetujui secara prinsip rencana akuisisi operator seluler PT Axis Telekom Indonesia (Axis) oleh anak perusahaan Axiata Berhard itu.
Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi, mensyukuri izin prinsip tersebut dan menyampaikan pengumuman penting ini usai buka bersama XL di Graha XL, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat 26 Juli 2013. Dalam kesempatan itu, Hasnul juga membeberkan alasan kenapa XL sangat berkeinginan mengakuisisi Axis.
""Kami jelas menginginkan semua yang dipunyai Axis. Ibarat cinta, kami cinta semuanya, baik pelanggan, karyawan, brand, dan frekuensi Axis,"" ujarnya.
Soal frekuensi, jika nanti akhirnya perusahaan sudah diakuisisi, Hasnul berharap frekuensi yang diminta pemerintah dapat dikembalikan seluruhnya kepada perusahaan. Namun, untuk itu, XL menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah selaku regulator frekuensi.
""Pelanggan kami tentu sudah sangat butuh frekuensi. Tapi, kami ikut pemerintah,"" ucapnya.
Sesuai ketentuan, jika ada dua perusahaan operator seluler yang melakukan transaksi akuisisi, frekuensi kedua perusahaan harus dikembalikan kepada pemerintah.
Meski sudah mengantongi izin prinsip, bukan menjamin proses akuisisi selesai. Kedua perusahaan masih harus memenuhi aturan dan syarat-syarat seputar ketentuan akuisisi perusahaan, di antaranya pengkajian di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
""Keinginan kami pertama akuisisi, dan akhirnya merger jadi satu perusahaan. Dengan ini jadi sinergi,"" kata Hasnul."
Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi, mensyukuri izin prinsip tersebut dan menyampaikan pengumuman penting ini usai buka bersama XL di Graha XL, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat 26 Juli 2013. Dalam kesempatan itu, Hasnul juga membeberkan alasan kenapa XL sangat berkeinginan mengakuisisi Axis.
""Kami jelas menginginkan semua yang dipunyai Axis. Ibarat cinta, kami cinta semuanya, baik pelanggan, karyawan, brand, dan frekuensi Axis,"" ujarnya.
Soal frekuensi, jika nanti akhirnya perusahaan sudah diakuisisi, Hasnul berharap frekuensi yang diminta pemerintah dapat dikembalikan seluruhnya kepada perusahaan. Namun, untuk itu, XL menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah selaku regulator frekuensi.
""Pelanggan kami tentu sudah sangat butuh frekuensi. Tapi, kami ikut pemerintah,"" ucapnya.
Sesuai ketentuan, jika ada dua perusahaan operator seluler yang melakukan transaksi akuisisi, frekuensi kedua perusahaan harus dikembalikan kepada pemerintah.
Meski sudah mengantongi izin prinsip, bukan menjamin proses akuisisi selesai. Kedua perusahaan masih harus memenuhi aturan dan syarat-syarat seputar ketentuan akuisisi perusahaan, di antaranya pengkajian di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
""Keinginan kami pertama akuisisi, dan akhirnya merger jadi satu perusahaan. Dengan ini jadi sinergi,"" kata Hasnul."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





