News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Riset: Ditemukan, Bagian Baru di Mata Manusia"
Senin,2013-06-17,16:48:28
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Tim peneliti asal University of Nottingham, Inggris, telah menemukan bagian baru di dalam tubuh manusia, tepatnya tersembunyi di dalam mata. Bentuk bagian itu itu adalah sebuah lapisan yang terletak jauh di dalam kornea mata. Tebalnya hanya 0,01 milimeter.
Menurut para ahli, seperti dikutip harian Daily Mail, riset ini bisa memicu penulisan ulang atas buku-buku ilmiah yang menjelaskan bagian mata. Bagian yang baru ditemukan itu diberi nama ""Lapisan Dua,"" yaitu mengikuti nama belakang ketua tim peneliti, Profesor Haminder Dua.
Lapisan Dua diyakini bisa menjelaskan seluk-beluk penyakit mata. Penyakit itu sampai sekarang belum diketahui dari mana asalnya.
Menurut Dua, peneliti University of Nottingham, lapisan yang mereka temukan adalah penemuan besar dalam dunia Oftalmologi yang menjelaskan tentang anatomi, fisiologi, dan penyakit mata. ""Kini saatnya menulis ulang buku-buku tentang Oftalmologi,"" kata Dua.
Setelah mengidentifikasi lapisan baru itu, para peneliti dapat meriset lebih dalam demi menemukan cara operasi mata yang lebih aman. Dari perspektif klinis, ada banyak penyakit yang berasal dari bagian belakang kornea. Sekarang, dokter-dokter di dunia sudah dapat meminimalisir kesalahan operasi setelah mengetahui adanya lapisan Dua.
Sebelumnya, para ahli mata hanya mengetahui lima bagian yang terletak di belakang kornea. Mereka adalah epithelium, lapisan bowman, stroma, membran descemet, dan endothelium. ""Lapisan Dua terletak di antara stroma dan membran descemet,"" ungkap Dua.
Para ahli mengatakan, penemuan terbaru ini akan berdampak pada kemajuan pemahaman dari sejumlah gangguan kornea."
Menurut para ahli, seperti dikutip harian Daily Mail, riset ini bisa memicu penulisan ulang atas buku-buku ilmiah yang menjelaskan bagian mata. Bagian yang baru ditemukan itu diberi nama ""Lapisan Dua,"" yaitu mengikuti nama belakang ketua tim peneliti, Profesor Haminder Dua.
Lapisan Dua diyakini bisa menjelaskan seluk-beluk penyakit mata. Penyakit itu sampai sekarang belum diketahui dari mana asalnya.
Menurut Dua, peneliti University of Nottingham, lapisan yang mereka temukan adalah penemuan besar dalam dunia Oftalmologi yang menjelaskan tentang anatomi, fisiologi, dan penyakit mata. ""Kini saatnya menulis ulang buku-buku tentang Oftalmologi,"" kata Dua.
Setelah mengidentifikasi lapisan baru itu, para peneliti dapat meriset lebih dalam demi menemukan cara operasi mata yang lebih aman. Dari perspektif klinis, ada banyak penyakit yang berasal dari bagian belakang kornea. Sekarang, dokter-dokter di dunia sudah dapat meminimalisir kesalahan operasi setelah mengetahui adanya lapisan Dua.
Sebelumnya, para ahli mata hanya mengetahui lima bagian yang terletak di belakang kornea. Mereka adalah epithelium, lapisan bowman, stroma, membran descemet, dan endothelium. ""Lapisan Dua terletak di antara stroma dan membran descemet,"" ungkap Dua.
Para ahli mengatakan, penemuan terbaru ini akan berdampak pada kemajuan pemahaman dari sejumlah gangguan kornea."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





