News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Nasib BlackBerry di Ujung Tanduk
Jumat,2013-09-13,09:43:37

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Ramai diberitakan di media, bahwa nasib Blackberry tengah berada di ujung tanduk. Tidak ada langkah lagi yang dapat menyelamatkan perusahaan, selain melakukan pelelangan.
Kabar buruk ini tercipta karena Smartphone berbasis Android akan mempunyai senjata ampuh Blackberry yaitu Blackberry Messager (BBM). Memang BB ini cukup membuat pasaran Handphone lain menjadi hancur, oleh karena itu, inilah saatnya merk Handpone lain yang harus menjatuhkan BB ini dalam lobang kehancuran.
Dewan komite Blackberry pun sudah mengambil langkah terakhir yang cukup kontroversial yakni menjual perusahaan. Setelah lama berunding soal kapan kepastian perusahaan ini akan dijual, akhirnya tersiar kabar bahwa Dewan Komite sudah memutuskan untuk menjual seluruh aset Blackberry pada November mendatang.
Menariknya, tak hanya perusahaan teknologi yang tertarik dengan BlackBerry. Beberapa Perusahaan finansial keuangan di Kanada dan Amerika Serikat (AS), seperti Canada Pension Plan Investment Board dan Bain Capital disebut-sebut akan mempertimbangkan tawaran untuk membeli BlackBerry.
Juga, raksasa teknologi asal Asia termasuk Lenovo. Dengan demikian perusahaan finansial itu akan bersaing dengan perusahaan teknologi yang tertarik, seperti Lenovo, Samsung, atau Dell. "
Kabar buruk ini tercipta karena Smartphone berbasis Android akan mempunyai senjata ampuh Blackberry yaitu Blackberry Messager (BBM). Memang BB ini cukup membuat pasaran Handphone lain menjadi hancur, oleh karena itu, inilah saatnya merk Handpone lain yang harus menjatuhkan BB ini dalam lobang kehancuran.
Dewan komite Blackberry pun sudah mengambil langkah terakhir yang cukup kontroversial yakni menjual perusahaan. Setelah lama berunding soal kapan kepastian perusahaan ini akan dijual, akhirnya tersiar kabar bahwa Dewan Komite sudah memutuskan untuk menjual seluruh aset Blackberry pada November mendatang.
Menariknya, tak hanya perusahaan teknologi yang tertarik dengan BlackBerry. Beberapa Perusahaan finansial keuangan di Kanada dan Amerika Serikat (AS), seperti Canada Pension Plan Investment Board dan Bain Capital disebut-sebut akan mempertimbangkan tawaran untuk membeli BlackBerry.
Juga, raksasa teknologi asal Asia termasuk Lenovo. Dengan demikian perusahaan finansial itu akan bersaing dengan perusahaan teknologi yang tertarik, seperti Lenovo, Samsung, atau Dell. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





