News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Internet.org, Cara Facebook Gelar Internet Murah"
Kamis,2013-08-22,13:27:59

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg punya proyek Internet baru bertajuk Internet.org. Misi utamanya adalah memudahkan akses Internet bagi lima miliar warga dunia yang belum terakses Internet.
Tentu saja tidak sekadar menyediakan akses Internet yang mudah, Facebook menjanjikan Internet yang benar-benar terjangkau bagi warga dunia, dilansir Cnet, Kamis 22 Agustus 2013. Bagaimana caranya?
Dalam proyek yang disebut kemitraan global itu, Facebook menggandeng sejumlah perusahaan teknologi raksasa seperti Ericsson, Nokia, Samsung, MediaTek, Qualcomm, dan Opera.
""Kami melakukan segalanya untuk menghubungkan semua orang di dunia. Tapi, ada hambatan besar di negara-negara berkembang untuk terhubung dan tergabung dalam ekonomi pengetahuan,"" jelas Zuckerberg dalam pernyataannya.
Konsorsium yang terdiri dari operator seluler dan penyedia perangkat jaringan itu bercita-cita mulia: membawa akses Internet kepada sekitar dua pertiga penduduk dunia yang belum terhubung Internet.
Gambaran model bisnisnya adalah dengan menawarkan insentif kepada operator seluler, produsen perangkat, pengembang dan entitas bisnis lain agar biaya akses Internet pada pengguna bisa ditekan.
Fokusnya pada akses mobile. Hal ini berkaca pada laporan Kleiner Perkins Desember tahun lalu, yang menyebutkan peta trafik ponsel tumbuh lebih cepat secara global, melampaui trafik dari komputer dekstop, PC dan laptop.
Insiatif ini tentunya menguntungkan Facebook dalam upaya menarik pengguna di negara-negara berkembang. Laporan Pew Research Center yang rilis tahun lalu menunjukkan temuan unik, yaitu meski akses Internet di negara berkembang belum merata, tapi saat mengakses situs, masyarakat cenderung bergabung ke situs jejaring sosial.
Dari 12 negara yang disurvei Pew, setidaknya enam dari 10 pengguna ponsel pintar mengakses jejaring sosial melalui ponsel mereka.
"
Tentu saja tidak sekadar menyediakan akses Internet yang mudah, Facebook menjanjikan Internet yang benar-benar terjangkau bagi warga dunia, dilansir Cnet, Kamis 22 Agustus 2013. Bagaimana caranya?
Dalam proyek yang disebut kemitraan global itu, Facebook menggandeng sejumlah perusahaan teknologi raksasa seperti Ericsson, Nokia, Samsung, MediaTek, Qualcomm, dan Opera.
""Kami melakukan segalanya untuk menghubungkan semua orang di dunia. Tapi, ada hambatan besar di negara-negara berkembang untuk terhubung dan tergabung dalam ekonomi pengetahuan,"" jelas Zuckerberg dalam pernyataannya.
Konsorsium yang terdiri dari operator seluler dan penyedia perangkat jaringan itu bercita-cita mulia: membawa akses Internet kepada sekitar dua pertiga penduduk dunia yang belum terhubung Internet.
Gambaran model bisnisnya adalah dengan menawarkan insentif kepada operator seluler, produsen perangkat, pengembang dan entitas bisnis lain agar biaya akses Internet pada pengguna bisa ditekan.
Fokusnya pada akses mobile. Hal ini berkaca pada laporan Kleiner Perkins Desember tahun lalu, yang menyebutkan peta trafik ponsel tumbuh lebih cepat secara global, melampaui trafik dari komputer dekstop, PC dan laptop.
Insiatif ini tentunya menguntungkan Facebook dalam upaya menarik pengguna di negara-negara berkembang. Laporan Pew Research Center yang rilis tahun lalu menunjukkan temuan unik, yaitu meski akses Internet di negara berkembang belum merata, tapi saat mengakses situs, masyarakat cenderung bergabung ke situs jejaring sosial.
Dari 12 negara yang disurvei Pew, setidaknya enam dari 10 pengguna ponsel pintar mengakses jejaring sosial melalui ponsel mereka.
"
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





