News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Apakah Anjing Bisa Berbicara Seperti Manusia?
Senin,2013-06-24,10:14:41
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Muncul pertanyaan sederhana, apakah manusia bisa mengerti bahasa anjing? Pertanyaan itu masih menjadi perdebatan menarik.
Sejatinya, jawaban dari pertanyaan tersebut bergantung dari bagaimana kita mendefinisikan sebuah bahasa dan dengan siapa kita melakukan komunikasi.
Melansir Big Think, 24 Juni 2013, sejauh yang sudah diketahui, hewan tidak memiliki sistem sinyal bahasa, seperti tata bahasa, sintaksis (tutur bahasa), dan unit suara. Berbeda dengan manusia.
""Kata adalah bahasa yang terbatas, sementara kalimat tidak terbatas. Manusia memiliki aspek kreatif dalam mengerti bahasa hewan dengan menggunakan respons pada rangsangan,"" kata Victoria Fromkin, ahli bahasa Amerika Serikat, di University of California Los Angeles, AS.
Sementara anjing memiliki banyak cara untuk memberitahukan sesuatu kepada manusia. Misalnya, dengan mengibaskan ekor, gonggongan, berjalan berputar-putar.
""Semua dilakukan oleh anjing untuk menarik perhatian majikannya ketika pulang kerja. Itu dilakukan untuk menunjukkan kalau anjing ingin makan, mau jalan-jalan, dan sebagainya,"" jelas Fromkin.
Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh anjing itu membuktikan bahwa anjing memahami bahasa manusia. Menurut Fromkin, anjing memiliki kecerdasan seperti anak manusia yang berusia dua sampai tiga tahun, usia di mana kebanyakan anak-anak mulai belajar percakapan dan berbicara dengan kalimat sederhana.
Sedangkan David Bellos, ahli bahasa dari Princeton University, di AS, mengatakan baru-baru ini ada penemuan baru pada anjing berjenis border collie bernama Rico. Anjing itu mampu memahami lebih dari 200 kata benda.
""Terdengar seperti lelucon. Kesenjangan antara manusia dan anjing bukan pada tata bahasa dan tutur bahasanya. Tapi, seberapa jauh kita memahami makna dari bahasa masing-masing,"" ujar Bellos.
""Saya pikir kita harus sedikit lebih memahami kompleksitas dan variabilitas sebuah sistem komunikasi hewan. Dan, juga harus bisa membedakan apa yang menjadi bahasa dan bukan bahasa,"" tambah Bellos.
Beberapa hewan mempelajari bahasa manusia dan berhasil melafalkannya. Salah satu anjing Husky ini salah satunya. Ia bisa berbicara bahasa manusia dan mengucap 'I Love You':
"
Sejatinya, jawaban dari pertanyaan tersebut bergantung dari bagaimana kita mendefinisikan sebuah bahasa dan dengan siapa kita melakukan komunikasi.
Melansir Big Think, 24 Juni 2013, sejauh yang sudah diketahui, hewan tidak memiliki sistem sinyal bahasa, seperti tata bahasa, sintaksis (tutur bahasa), dan unit suara. Berbeda dengan manusia.
""Kata adalah bahasa yang terbatas, sementara kalimat tidak terbatas. Manusia memiliki aspek kreatif dalam mengerti bahasa hewan dengan menggunakan respons pada rangsangan,"" kata Victoria Fromkin, ahli bahasa Amerika Serikat, di University of California Los Angeles, AS.
Sementara anjing memiliki banyak cara untuk memberitahukan sesuatu kepada manusia. Misalnya, dengan mengibaskan ekor, gonggongan, berjalan berputar-putar.
""Semua dilakukan oleh anjing untuk menarik perhatian majikannya ketika pulang kerja. Itu dilakukan untuk menunjukkan kalau anjing ingin makan, mau jalan-jalan, dan sebagainya,"" jelas Fromkin.
Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh anjing itu membuktikan bahwa anjing memahami bahasa manusia. Menurut Fromkin, anjing memiliki kecerdasan seperti anak manusia yang berusia dua sampai tiga tahun, usia di mana kebanyakan anak-anak mulai belajar percakapan dan berbicara dengan kalimat sederhana.
Sedangkan David Bellos, ahli bahasa dari Princeton University, di AS, mengatakan baru-baru ini ada penemuan baru pada anjing berjenis border collie bernama Rico. Anjing itu mampu memahami lebih dari 200 kata benda.
""Terdengar seperti lelucon. Kesenjangan antara manusia dan anjing bukan pada tata bahasa dan tutur bahasanya. Tapi, seberapa jauh kita memahami makna dari bahasa masing-masing,"" ujar Bellos.
""Saya pikir kita harus sedikit lebih memahami kompleksitas dan variabilitas sebuah sistem komunikasi hewan. Dan, juga harus bisa membedakan apa yang menjadi bahasa dan bukan bahasa,"" tambah Bellos.
Beberapa hewan mempelajari bahasa manusia dan berhasil melafalkannya. Salah satu anjing Husky ini salah satunya. Ia bisa berbicara bahasa manusia dan mengucap 'I Love You':
"
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





