News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Teknologi Sel Surya dari Karbon
Rabu,2013-04-24,14:10:27
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pemanfaatan energi dari sinar matahari sebagai pembangkit energi listrik mulai dilirik di San Fransisco, AS.
Pasalnya, sinar energi di wilayah ini sangat melimpah. Salah satu alat untuk menangkap sinar matahari adalah panel surya.
Saat ini, para ilmuwan sedang mencari cara agar panel surya bisa lebih terjangkau dan pembuatannya memakai material yang tersedia melimpah.
Sebab itu, sejumlah peneliti di Stanford University kini mulai meneliti penggunaaan bahan karbon untuk mengambil energi matahari dan menciptakan sel surya dengan harga yang lebih murah.
Menjawab tantangan itu, Michael Vosgueritchian, mahasiswa dari kelompok penelitian BAO, telah mengembangkan sel surya yang sungguh kecil, yang seluruh bahannya terbuat dari karbon.
Dengan menggunakan berbagai jenis karbon, seperti karbon nanotube, fullerene, dan graphene, kelompok tersebut membentuk sel surya dengan menggunakan material murah meriah dan teknik industri.
"
Pasalnya, sinar energi di wilayah ini sangat melimpah. Salah satu alat untuk menangkap sinar matahari adalah panel surya.
Saat ini, para ilmuwan sedang mencari cara agar panel surya bisa lebih terjangkau dan pembuatannya memakai material yang tersedia melimpah.
Sebab itu, sejumlah peneliti di Stanford University kini mulai meneliti penggunaaan bahan karbon untuk mengambil energi matahari dan menciptakan sel surya dengan harga yang lebih murah.
Menjawab tantangan itu, Michael Vosgueritchian, mahasiswa dari kelompok penelitian BAO, telah mengembangkan sel surya yang sungguh kecil, yang seluruh bahannya terbuat dari karbon.
Dengan menggunakan berbagai jenis karbon, seperti karbon nanotube, fullerene, dan graphene, kelompok tersebut membentuk sel surya dengan menggunakan material murah meriah dan teknik industri.
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





