News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Sidik Jari Akan Ganti Password di Ponsel Pintar
Selasa,2013-03-19,10:24:58
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Password atau kata sandi menjadi bagian penting untuk melindungi privasi akun, termasuk untuk membuka ponsel pribadi. Namun, beberapa perusahaan ponsel pintar telah mengembangkan teknologi fingerprint atau sidik jari untuk menggantikan kata sandi.
Apple misalnya, yang baru-baru ini berencana untuk memperkenalkan iPhone anyar yang dapat dibuka dengan sidik jari pemiliknya.
Sementara beberapa perusahaan lain juga tengah bereksperimen mengembangkan teknologi pengenalan suara dan pemindai mata pemiliknya.
Spekulasi tentang rencana Apple untuk mengembangkan teknologi pengenalan sidik jari sudah mencuat ke publik pada musim panas lalu. Keyakinan itu didapat setelah Apple membeli AuthenTec, perusahaan keamanan biometrik, dengan harga 235 juta poundsterling, setara Rp3,4 triliun.
Menurut Ming-Chi Kuo, analis dari KGI Securities, pembelian perusahaan itu akan membuat fitur baru pada ponsel iPhone 5S yang akan meluncur pada musim panas ini.
""Saya berharap iPhone 5S akan memiliki chip sidik jari di bawah tombol Home. Itu untuk meningkatkan keamanan ponsel,"" kata Ming-Chi Kuo, dilansir Telegraph, 18 Maret 2013.
Samsung pun telah memiliki fitur Face Unlock di ponsel pintar Galaxy S3. Perusahaan asal Korea Selatan itu pun telah memperbaharui fitur itu pada Galaxy S4 yang baru saja dirilis pekan ini.
Saat ini, tak sedikit perusahaan yang tengah mengembangkan teknologi fitur keamanan untuk menggantikan kata kunci. Identifikasi sidik jari akan lebih mudah dan aman, ketimbang harus mengingat kata sandi yang rumit.
Bahkan, awal tahun ini, dalam sebuah makalah di Jurnal Engineering, dua pakar keamanan Google mengaku sedang menggodok cincin ID untuk menggantikan password online.
""Kami ingin semua ponsel pintar sudah ditanamkan cincin ID untuk mengotorisasi saat pengguna login komputer dan membuka akun online-nya,"" kata Eric Grosse, Wakil Presiden Keamanan Google dan Programmer Mayank Upadhyay. Sayang, seperti apa wujudnya sampai saat ini masih tanda tanya."
Apple misalnya, yang baru-baru ini berencana untuk memperkenalkan iPhone anyar yang dapat dibuka dengan sidik jari pemiliknya.
Sementara beberapa perusahaan lain juga tengah bereksperimen mengembangkan teknologi pengenalan suara dan pemindai mata pemiliknya.
Spekulasi tentang rencana Apple untuk mengembangkan teknologi pengenalan sidik jari sudah mencuat ke publik pada musim panas lalu. Keyakinan itu didapat setelah Apple membeli AuthenTec, perusahaan keamanan biometrik, dengan harga 235 juta poundsterling, setara Rp3,4 triliun.
Menurut Ming-Chi Kuo, analis dari KGI Securities, pembelian perusahaan itu akan membuat fitur baru pada ponsel iPhone 5S yang akan meluncur pada musim panas ini.
""Saya berharap iPhone 5S akan memiliki chip sidik jari di bawah tombol Home. Itu untuk meningkatkan keamanan ponsel,"" kata Ming-Chi Kuo, dilansir Telegraph, 18 Maret 2013.
Samsung pun telah memiliki fitur Face Unlock di ponsel pintar Galaxy S3. Perusahaan asal Korea Selatan itu pun telah memperbaharui fitur itu pada Galaxy S4 yang baru saja dirilis pekan ini.
Saat ini, tak sedikit perusahaan yang tengah mengembangkan teknologi fitur keamanan untuk menggantikan kata kunci. Identifikasi sidik jari akan lebih mudah dan aman, ketimbang harus mengingat kata sandi yang rumit.
Bahkan, awal tahun ini, dalam sebuah makalah di Jurnal Engineering, dua pakar keamanan Google mengaku sedang menggodok cincin ID untuk menggantikan password online.
""Kami ingin semua ponsel pintar sudah ditanamkan cincin ID untuk mengotorisasi saat pengguna login komputer dan membuka akun online-nya,"" kata Eric Grosse, Wakil Presiden Keamanan Google dan Programmer Mayank Upadhyay. Sayang, seperti apa wujudnya sampai saat ini masih tanda tanya."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





