News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Satelit Voyager Dekati Bumi
Senin,2013-09-16,10:35:56

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Saat ini, satelit Voyager 1, pesawat ruang angkasa pertama yang dibuat oleh manusia, sudah meninggalkan Tata Surya. Jaraknya satelit itu sudah mencapai 19 miliar kilometer dari Bumi.
Dilansir laman BBC, Sabtu 14 September 2013, jarak satelit Voyager masih sangat jauh dari Bumi. Dibutuhkan waktu 17 jam untuk mengirimkan sinyal radio dari Voyager ke stasiun penerima di Bumi.
""Ini merupakan peristiwa bersejarah sejak satelit Voyager diterbangkan ke Ruang Angkasa pada 40 tahun lalu. Satelit ini telah melakukan perjalanan eksplorasi terpanjang mengelilingi dunia untuk pertama kalinya,"" kata Voyager Project Scientist asal California Institute of Technology yang telah memantau misi Voyager sejak tahun 1972.
Satelit Voyager telah melakukan beberapa kali penelitian, mulai dari mengukur medan magnet dan partikel di permukaan Matahari, sampai menghitung kepadatan partikel-partikel di beberapa tempat di ruang angkasa yang sudah dilewati oleh Voyager.
Menurut Profesor Sir Martin Rees, astronom senior asal Inggris, Satelit Voyager merupakan obyek buatan manusia pertama yang sudah keluar dari ruang antar bintang (interstellar space).
""Itu merupakan prestasi yang luar biasa. Tak disangka satelit itu sudah berjalan sangat jauh,"" ujar Rees.
Diketahui, Satelit Voyager 1 diberangkat ke ruang angkasa pada 5 September 1977. Sedangkan kembarannya, Satelit Voyager 2 berangkatkan beberapa hari setelah Voyager 1 diluncurkan. Tugas utama dua satelit itu adalah untuk mempelajari Planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Meskipun tugasnya sudah selesai, tapi ilmuwan masih terus memperkerjakan dua satelit itu untuk mempelajari lebih jauh mengenai seberapa luas ruang angkasa.
""Sekarang, setelah satelit Voyager mengelilingi ruang angkasa selama 40 tahun, masih saja satelit itu menemui daerah-daerah baru,"" kata Rees."
Dilansir laman BBC, Sabtu 14 September 2013, jarak satelit Voyager masih sangat jauh dari Bumi. Dibutuhkan waktu 17 jam untuk mengirimkan sinyal radio dari Voyager ke stasiun penerima di Bumi.
""Ini merupakan peristiwa bersejarah sejak satelit Voyager diterbangkan ke Ruang Angkasa pada 40 tahun lalu. Satelit ini telah melakukan perjalanan eksplorasi terpanjang mengelilingi dunia untuk pertama kalinya,"" kata Voyager Project Scientist asal California Institute of Technology yang telah memantau misi Voyager sejak tahun 1972.
Satelit Voyager telah melakukan beberapa kali penelitian, mulai dari mengukur medan magnet dan partikel di permukaan Matahari, sampai menghitung kepadatan partikel-partikel di beberapa tempat di ruang angkasa yang sudah dilewati oleh Voyager.
Menurut Profesor Sir Martin Rees, astronom senior asal Inggris, Satelit Voyager merupakan obyek buatan manusia pertama yang sudah keluar dari ruang antar bintang (interstellar space).
""Itu merupakan prestasi yang luar biasa. Tak disangka satelit itu sudah berjalan sangat jauh,"" ujar Rees.
Diketahui, Satelit Voyager 1 diberangkat ke ruang angkasa pada 5 September 1977. Sedangkan kembarannya, Satelit Voyager 2 berangkatkan beberapa hari setelah Voyager 1 diluncurkan. Tugas utama dua satelit itu adalah untuk mempelajari Planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Meskipun tugasnya sudah selesai, tapi ilmuwan masih terus memperkerjakan dua satelit itu untuk mempelajari lebih jauh mengenai seberapa luas ruang angkasa.
""Sekarang, setelah satelit Voyager mengelilingi ruang angkasa selama 40 tahun, masih saja satelit itu menemui daerah-daerah baru,"" kata Rees."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





