News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Lebaran, Kominfo Prediksi 7 Miliar SMS Terkirim"
Kamis,2013-07-25,14:31:19
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Tak hanya operator seluler, jelang perayaan hari raya Idul Fitri 2013, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun melakukan berbagai persiapan untuk menjaga kualitas layanan telekomunikasi.
Untuk terjun langsung, Kominfo akan menyelenggarakan pengecekan kualitas layanan di jalur mudik dengan test drive yang diikuti konvoi rombongan kendaraan dari BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) dan sembilan penyelenggara telekomunikasi, termasuk Telkom, Telkomsel, XL Axiata, Axis Telekom, Bakrie Telecom, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, Smart Telekom, Smart Fren, dan Hutchison 3 Indonesia.
Pengujian yang rutin dilangsungkan sejak beberapa tahun terakhir itu bertujuan mengetahui keberhasilan panggilan telepon, sebaliknya juga kemungkinan dropped call, blocked call, dan rata-rata lamanya pengiriman SMS serta komunikasi data lainnya.
""Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui kesiapan para penyelenggara telekomunikasi dalam menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi di saat suasana Lebaran 2013,"" ujar Gatot Dewa S Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kominfo dalam keterangan tertulis, Kamis 25 Juli 2013.
7 miliar SMS
Kominfo memperkirakan, pada saat suasana Lebaran, yakni H-1 hingga H+1, akan terjadi lonjakan trafik telekomunikasi sekitar 20-37 persen dari hari-hari biasa, atau secara total diperkirakan ada tujuh miliar SMS saling terkirim dalam kurun waktu tiga hari itu.
Angka tersebut menurun 21 persen dari tahun sebelumnya dengan rata-rata dalam satu hari di hari H terkirim sebanyak empat miliar SMS.
Pada sisi lain, layanan telekomunikasi melalui MMS, BlackBerry Messenger, WhatsApp, Line, Tango, Kakao Talk, dan e-mail diperkirakan meningkat hingga 180 juta layanan pesan atau mengalami kenaikan hingga lebih dari 360 persen dibandingkan hari-hari biasa.
""Meskipun penggunaan pesan instan seperti BBM, WhatsApp, dan lainnya semakin ramai, trafik layanan SMS tetap tinggi dibandingkan layanan telekomunikasi lainnya,"" ujar Gatot.
6,68 miliar menit suara
Sementara itu, untuk layanan suara, diperkirakan secara total akan berlangsung pembicaraan hingga 6,68 miliar menit dalam tiga hari tersebut.
Layanan suara ini meningkat rata-rata 14 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu, dan naik sekitar 21 persen dari hari biasa sepanjang Januari-Juli 2013.
Untuk komunikasi data akan mengalami kenaikan hingga sekitar 238 terabytes atau meningkat sekitar rata-rata 26-65 persen, jika dibandingkan kondisi normal.
Gatot menambahkan, secara umum penyelenggara telekomunikasi telah melakukan berbagai upaya persiapan guna mengantisipasi lonjakan trafik dengan memasang di antaranya melalui ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan dan quality improvement, khususnya di jalur-jalur mudik Lebaran.
Selain itu, penambahan kapasitas dilakukan di sejumlah bandara, pelabuhan, terminal bus, stasiun KA, tempat-tempat wisata, dan pusat-pusat perbelanjaan. "
Untuk terjun langsung, Kominfo akan menyelenggarakan pengecekan kualitas layanan di jalur mudik dengan test drive yang diikuti konvoi rombongan kendaraan dari BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) dan sembilan penyelenggara telekomunikasi, termasuk Telkom, Telkomsel, XL Axiata, Axis Telekom, Bakrie Telecom, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, Smart Telekom, Smart Fren, dan Hutchison 3 Indonesia.
Pengujian yang rutin dilangsungkan sejak beberapa tahun terakhir itu bertujuan mengetahui keberhasilan panggilan telepon, sebaliknya juga kemungkinan dropped call, blocked call, dan rata-rata lamanya pengiriman SMS serta komunikasi data lainnya.
""Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui kesiapan para penyelenggara telekomunikasi dalam menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi di saat suasana Lebaran 2013,"" ujar Gatot Dewa S Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kominfo dalam keterangan tertulis, Kamis 25 Juli 2013.
7 miliar SMS
Kominfo memperkirakan, pada saat suasana Lebaran, yakni H-1 hingga H+1, akan terjadi lonjakan trafik telekomunikasi sekitar 20-37 persen dari hari-hari biasa, atau secara total diperkirakan ada tujuh miliar SMS saling terkirim dalam kurun waktu tiga hari itu.
Angka tersebut menurun 21 persen dari tahun sebelumnya dengan rata-rata dalam satu hari di hari H terkirim sebanyak empat miliar SMS.
Pada sisi lain, layanan telekomunikasi melalui MMS, BlackBerry Messenger, WhatsApp, Line, Tango, Kakao Talk, dan e-mail diperkirakan meningkat hingga 180 juta layanan pesan atau mengalami kenaikan hingga lebih dari 360 persen dibandingkan hari-hari biasa.
""Meskipun penggunaan pesan instan seperti BBM, WhatsApp, dan lainnya semakin ramai, trafik layanan SMS tetap tinggi dibandingkan layanan telekomunikasi lainnya,"" ujar Gatot.
6,68 miliar menit suara
Sementara itu, untuk layanan suara, diperkirakan secara total akan berlangsung pembicaraan hingga 6,68 miliar menit dalam tiga hari tersebut.
Layanan suara ini meningkat rata-rata 14 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu, dan naik sekitar 21 persen dari hari biasa sepanjang Januari-Juli 2013.
Untuk komunikasi data akan mengalami kenaikan hingga sekitar 238 terabytes atau meningkat sekitar rata-rata 26-65 persen, jika dibandingkan kondisi normal.
Gatot menambahkan, secara umum penyelenggara telekomunikasi telah melakukan berbagai upaya persiapan guna mengantisipasi lonjakan trafik dengan memasang di antaranya melalui ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan dan quality improvement, khususnya di jalur-jalur mudik Lebaran.
Selain itu, penambahan kapasitas dilakukan di sejumlah bandara, pelabuhan, terminal bus, stasiun KA, tempat-tempat wisata, dan pusat-pusat perbelanjaan. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





