News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Ini Sejarah Facebook Ciptakan Emoticon
Jumat,2013-09-06,14:18:13
Stiker emoticon Finch di Facebook | (popsci.com)
(IANnews.id) (IANNnews) Jakarta - Ada cerita di balik karya. Begitu juga dengan emoticon Facebook.
Pengembangan emoticon Facebook diungkapkan melalui proses yang teliti. Insinyur Facebook Arturo Bejar mengatakan, emoticon itu berangkat dari buku The Expression of the Emotions in Man and Animals, karya Charles Darwin yang diterbitkan akhir abad 19, sekitar tahun 1800-an.
Dilansir Slashgear, 14 Mei 2013, insinyur itu juga mengungkap emoticon diciptakan dengan menyewa ahli psikologi UC Berkeley, Dacher Keltner.
Bejar membeberkan, pada awal tahun 2012, ia bertemu dengan Keltner yang merupakan ahli emosi. Kemudian ahli psikologi ini bergabung dengan Facebook, untuk menggarap proyek emoticon.
Dalam proyek ini, FB juga melibatkan ilustrator desain komputer Pixar, Matt Jones.
"Ini semua dimulai dengan masalah dan keluhan yang dilaporkan orang ke Facebook. Laporan itu seputar hal-hal yang harus diatasi orang ketika ingin berbagi emosi, misalnya mengatakan sesuatu yang membingungkan atau tidak suka atas suatu hal," jelas Bejar.
Nah, awalnya ide emoticon ini hanyalah berupa teks saja yang menyajikan masalah saat berkomunikasi. Namun, karena kata-kata dirasa kurang melekat, akhirnya pengguna secara alami menciptakan emoticon berbasis teks untuk mengekspresikan, misalnya :) untuk tanda senyum.
Dan, ketiganya merasa, masih ada kekurangan untuk jenis ekspresi emoticon individu. Dari situ, emoticon berbasis gambar diciptakan.
Pengembangan emoticon Facebook diungkapkan melalui proses yang teliti. Insinyur Facebook Arturo Bejar mengatakan, emoticon itu berangkat dari buku The Expression of the Emotions in Man and Animals, karya Charles Darwin yang diterbitkan akhir abad 19, sekitar tahun 1800-an.
Dilansir Slashgear, 14 Mei 2013, insinyur itu juga mengungkap emoticon diciptakan dengan menyewa ahli psikologi UC Berkeley, Dacher Keltner.
Bejar membeberkan, pada awal tahun 2012, ia bertemu dengan Keltner yang merupakan ahli emosi. Kemudian ahli psikologi ini bergabung dengan Facebook, untuk menggarap proyek emoticon.
Dalam proyek ini, FB juga melibatkan ilustrator desain komputer Pixar, Matt Jones.
"Ini semua dimulai dengan masalah dan keluhan yang dilaporkan orang ke Facebook. Laporan itu seputar hal-hal yang harus diatasi orang ketika ingin berbagi emosi, misalnya mengatakan sesuatu yang membingungkan atau tidak suka atas suatu hal," jelas Bejar.
Nah, awalnya ide emoticon ini hanyalah berupa teks saja yang menyajikan masalah saat berkomunikasi. Namun, karena kata-kata dirasa kurang melekat, akhirnya pengguna secara alami menciptakan emoticon berbasis teks untuk mengekspresikan, misalnya :) untuk tanda senyum.
Dan, ketiganya merasa, masih ada kekurangan untuk jenis ekspresi emoticon individu. Dari situ, emoticon berbasis gambar diciptakan.
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





