News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Biznet Siap Layani Tamu Negara di Forum KTT APEC
Rabu,2013-08-21,12:28:25

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Penyedia jasa internet, Biznet Network, mengklaim sudah siap untuk menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik atau KTT APEC 2013, di Nusa Dua, Bali pada Oktober 2013 mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur Biznet Network, Adi Kusma, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 20 Agustus 2013.
""Beberapa hotel dan convention center sudah terkoneksi dengan jaringan fiber optic milik kami. Dengan jaringan ini Biznet dapat menyuguhkan layanan komunikasi data, Internet ultra cepat dan TV kabel berkualitas high definition,"" katanya.
Selain itu untuk menjamin keamanan jaringan Internet, Biznet telah mengimplementasikan Internet Protocol version 6 (IPv6). IPv6 adalah protokol Internet generasi terbaru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). IPv6 memiliki keamanan yang lebih handal, karena dilengkapi dengan optional sekuriti IPSec yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).
Dengan IPSec, seluruh data yang masuk kedalam jaringan Internet Biznet dapat dienkripsi sehingga keamanannya terjamin. Adi menjelaskan, saat ini, Biznet memiliki kapasitas bandwith Jakarta-Bali beberapa Gbps (Gigabit per second) dan jaringan fiber optic di wilayah Bali sepanjang 500 Kilometer (KM) sehingga optimistis mampu mendukung kebutuhan layanan Internet selama kegiatan APEC mendatang.
""Untuk kapasitas itu sudah ready sejak saat ini,"" tegasnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan KTT APEC tersebut seperti gangguan layanan Internet, Biznet menyiapkan jaringan yang didesain secara redundant sehingga meminimalkan potensi gangguan yang mungkin akan terjadi. ""Selain itu, tim support kami akan selalu standby selama 24 jam,"" terangnya.
Adi menambahkan, kebutuhan Internet di Bali akan terus mengalami pertumbuhan karena pasar pariwisata Bali juga semakin meningkat. Hal itu, dibuktikan dengan jumlah hotel dan residence orang asing yang terus bertambah, di mana setiap tahun diperkirakan ada kenaikan 30–40 persen.
Ke depan, menurutnya, Biznet masih akan terus memperluas cakupan wilayah layanannya di Bali. Saat ini, jaringan Biznet ada di berbagai lokasi seperti kawasan wisata terpadu BTDC, Nusa Dua, Denpasar, Tanjung Benoa, Jimbaran, Kuta, Legian, Seminyak, Sanur, Ubud, dan Sayan.
Direncanakan, pengembangan jaringan akan berlanjut ke arah Canggu, Brawa, dan Uluwatu. Adi berharap, pada akhir 2013 ini, Biznet bisa mengembangkan jaringan FO sejauh 1.000 kilometer. ""Kita terus mengembangkan ke daerah-daerah baru yang ada di Bali,"" tuturnya. "
Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur Biznet Network, Adi Kusma, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 20 Agustus 2013.
""Beberapa hotel dan convention center sudah terkoneksi dengan jaringan fiber optic milik kami. Dengan jaringan ini Biznet dapat menyuguhkan layanan komunikasi data, Internet ultra cepat dan TV kabel berkualitas high definition,"" katanya.
Selain itu untuk menjamin keamanan jaringan Internet, Biznet telah mengimplementasikan Internet Protocol version 6 (IPv6). IPv6 adalah protokol Internet generasi terbaru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). IPv6 memiliki keamanan yang lebih handal, karena dilengkapi dengan optional sekuriti IPSec yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).
Dengan IPSec, seluruh data yang masuk kedalam jaringan Internet Biznet dapat dienkripsi sehingga keamanannya terjamin. Adi menjelaskan, saat ini, Biznet memiliki kapasitas bandwith Jakarta-Bali beberapa Gbps (Gigabit per second) dan jaringan fiber optic di wilayah Bali sepanjang 500 Kilometer (KM) sehingga optimistis mampu mendukung kebutuhan layanan Internet selama kegiatan APEC mendatang.
""Untuk kapasitas itu sudah ready sejak saat ini,"" tegasnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan KTT APEC tersebut seperti gangguan layanan Internet, Biznet menyiapkan jaringan yang didesain secara redundant sehingga meminimalkan potensi gangguan yang mungkin akan terjadi. ""Selain itu, tim support kami akan selalu standby selama 24 jam,"" terangnya.
Adi menambahkan, kebutuhan Internet di Bali akan terus mengalami pertumbuhan karena pasar pariwisata Bali juga semakin meningkat. Hal itu, dibuktikan dengan jumlah hotel dan residence orang asing yang terus bertambah, di mana setiap tahun diperkirakan ada kenaikan 30–40 persen.
Ke depan, menurutnya, Biznet masih akan terus memperluas cakupan wilayah layanannya di Bali. Saat ini, jaringan Biznet ada di berbagai lokasi seperti kawasan wisata terpadu BTDC, Nusa Dua, Denpasar, Tanjung Benoa, Jimbaran, Kuta, Legian, Seminyak, Sanur, Ubud, dan Sayan.
Direncanakan, pengembangan jaringan akan berlanjut ke arah Canggu, Brawa, dan Uluwatu. Adi berharap, pada akhir 2013 ini, Biznet bisa mengembangkan jaringan FO sejauh 1.000 kilometer. ""Kita terus mengembangkan ke daerah-daerah baru yang ada di Bali,"" tuturnya. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





