News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Ini 16 Perempuan Peraih Penghargaan Nobel
Rabu,2013-08-21,12:24:14

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Perhargaan Nobel diberikan setiap tahun kepada para ilmuwan yang sukses menggelar penelitian yang berguna bagi masyarakat luas. Tapi, dari 375 penghargaan Nobel yang sudah diberikan kepada para ilmuwan, hanya 16 Penghargaan yang diraih perempuan.
Di negara-negara maju, para pria masih mendominasi dalam pekerjaan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika. Sehingga, penghargaan Nobel lebih banyak dibawa pulang oleh kaum Adam.
Mengapa ilmuwan-ilmuwan perempuan jarang mendapatkan penghargaan Nobel?
Dr Hannah Dougdale dan Dr Julia Schroeder, dua peneliti yang mempelajari hambatan ilmu pengetahuan pada perempuan, dari University of Sheffield, Inggris, mengatakan itu disebabkan pada abad ke-20 masih sedikit populasi ilmuwan perempuan.
""Hingga tahun 1970-an, jumlah perempuan yang memboyong hadiah Nobel sebanding dengan jumlah perempuan yang melakukan penelitian ilmiah. Tapi, dalam kurun 40 tahun terakhir, jumlah ilmuwan perempuan sudah mulai meningkat,"" kata Dougdale, dilansir The Huffington Post, 21 Agustus 2013.
Menurut Stephanie Kovalchik, ahli statistik di National Cancer Institute, sebenarnya pada awal abad ke-20 sudah banyak perempuan yang berjuang untuk memasuki profesi ilmuwan. ""Tapi, para perempuan hanya dihargai sebagai rekan ilmuwan pria saja,"" tutur Kovalchik.
Sementara Mary Ann Liebert, pendiri Rosalind Franklin Society mengatakan, ilmuwan perempuan harus lebih tegas untuk mendapatkan hadiah Nobel. Para pria harus meletakkan nama perempuan di dalam nominasi Nobel.
""Ilmuwan pria cenderung lebih mencalonkan diri untuk mendapatkan Nobel, tapi kaum perempuan banyak yang tidak mendaftarkan diri,"" tegas Liebert.
Berikut 16 perempuan yang berhasil meraih penghargaan Nobel:
1. Marie Curie (1867-1934)
![]()
Peraih hadiah Nobel Fisika pada tahun 1903 dan Nobel Kimia pada tahun 1911. Curie menjadi wanita pertama yang mendapatkan Nobel pertama dalam bidang Fisika di tahun 1903. Dia pun menjadi wanita pertama yang mendapatkan hadiah Nobel dalam bidang kimia pada tahun 1911.
2. Irene Joliot Curie (1897-1956)
![]()
Peraih hadiah Nobel bidang kimia pada tahun 1935. Hasil penelitian mengenai elemen radioaktif baru bersama suaminya Frederic Joliot, mendapat pengakuan dunia. Irene merupakan putri dari Marie Curie, wanita yang dua kali meraih hadiah Nobel.
3. Gerty Cori nee Radnitz
![]()
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1947. Bersama suaminya, Carl Ferdinand Cori, dia berhasil menemukan adanya konversi katalitik pada glikogen.
4. Maria Goeppert Mayer (1906-1972)
![]()
Peraih hadiah Nobel bidang fisika pada tahun 1963. Bersama J. Hans D. Jensen, dia melakukan penelitian dan menemukan struktur kulit nuklir.
5. Dorothy Hodgkin (1910-1994)
![]()
Peraih hadiah Nobel bidang kimia pada tahun 1964. Dia berhasil menemukan teknik X-ray pada struktur zat biokimia.
6. Rosalyn Yalow (1921-2011)
![]()
Peraih gelar Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1977. Dia berhasil menemukan cara pengembangan radioimmunoassays hormon peptida pada otak.
7. Barbara McClintock
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1977. Penelitiannya berhasil menemukan ada unsur genetik yang bergerak.
8. Rita Levi-Montalcini (1909-2012)
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1986. Bersama Stanley Cohen, dia menemukan adanya faktor pertumbuhan.
9. Gertrude Elion (1918-1999)
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 1988. Bersama dengan Sir James Hitam dan George Hitchings, dia berhasil menemukan prinsip-prinsip penting dalam terapi obat.
10. Christiane Nusslein-Volhard
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 1995. Bersama dengan Edward Lewis dan Eric Wieschaus, dia berhasil menemukan mengenai kontrol genetik pada perkembangan embrio awal.
11. Linda Buck
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 2004. Bersama dengan Richard Axel, dia berhasil menemukan sistem reseptor bau dan organisasi sistem penciuman.
12. Francoise Barre Sinoussi
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran tahun 2008. Bersama dengan Luc Montagnier, dia berhasil menemukan virus human immunodeficiency.
13. Elizabeth Blackburn
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 2009. Bersama dengan Carol Greider dan Jack Szostak, dia berhasil melakukan penemuan bagaimana kromosom dilindungi oleh telomeres dan enzim telomerase.
14. Carol Greider
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran tahun 2009. Bersama dengan Elizabeth Blackburn dan Jack Szostak, dia berhasil melakukan penemuan bagaimana kromosom dilindungi oleh enzim telomeres dan telomerase.
15. Elinor Ostrom (1933-2012)
Peraih hadiah Nobel bidang ilmu ekonomi tahun 2009. Dia berhasil menemukan tata kelola ekonomi, terutama untuk hal-hal umum.
16. Ada Yonath
Peraih hadiah Nobel bidang Kimia tahun 2009. Bersama dengan Venkatraman Ramakrishnan dan Thomas Steitz, dia berhasil melakukan studi tentang struktur dan fungsi ribosom.
"
Di negara-negara maju, para pria masih mendominasi dalam pekerjaan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika. Sehingga, penghargaan Nobel lebih banyak dibawa pulang oleh kaum Adam.
Mengapa ilmuwan-ilmuwan perempuan jarang mendapatkan penghargaan Nobel?
Dr Hannah Dougdale dan Dr Julia Schroeder, dua peneliti yang mempelajari hambatan ilmu pengetahuan pada perempuan, dari University of Sheffield, Inggris, mengatakan itu disebabkan pada abad ke-20 masih sedikit populasi ilmuwan perempuan.
""Hingga tahun 1970-an, jumlah perempuan yang memboyong hadiah Nobel sebanding dengan jumlah perempuan yang melakukan penelitian ilmiah. Tapi, dalam kurun 40 tahun terakhir, jumlah ilmuwan perempuan sudah mulai meningkat,"" kata Dougdale, dilansir The Huffington Post, 21 Agustus 2013.
Menurut Stephanie Kovalchik, ahli statistik di National Cancer Institute, sebenarnya pada awal abad ke-20 sudah banyak perempuan yang berjuang untuk memasuki profesi ilmuwan. ""Tapi, para perempuan hanya dihargai sebagai rekan ilmuwan pria saja,"" tutur Kovalchik.
Sementara Mary Ann Liebert, pendiri Rosalind Franklin Society mengatakan, ilmuwan perempuan harus lebih tegas untuk mendapatkan hadiah Nobel. Para pria harus meletakkan nama perempuan di dalam nominasi Nobel.
""Ilmuwan pria cenderung lebih mencalonkan diri untuk mendapatkan Nobel, tapi kaum perempuan banyak yang tidak mendaftarkan diri,"" tegas Liebert.
Berikut 16 perempuan yang berhasil meraih penghargaan Nobel:
1. Marie Curie (1867-1934)
Peraih hadiah Nobel Fisika pada tahun 1903 dan Nobel Kimia pada tahun 1911. Curie menjadi wanita pertama yang mendapatkan Nobel pertama dalam bidang Fisika di tahun 1903. Dia pun menjadi wanita pertama yang mendapatkan hadiah Nobel dalam bidang kimia pada tahun 1911.
2. Irene Joliot Curie (1897-1956)
Peraih hadiah Nobel bidang kimia pada tahun 1935. Hasil penelitian mengenai elemen radioaktif baru bersama suaminya Frederic Joliot, mendapat pengakuan dunia. Irene merupakan putri dari Marie Curie, wanita yang dua kali meraih hadiah Nobel.
3. Gerty Cori nee Radnitz
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1947. Bersama suaminya, Carl Ferdinand Cori, dia berhasil menemukan adanya konversi katalitik pada glikogen.
4. Maria Goeppert Mayer (1906-1972)
Peraih hadiah Nobel bidang fisika pada tahun 1963. Bersama J. Hans D. Jensen, dia melakukan penelitian dan menemukan struktur kulit nuklir.
5. Dorothy Hodgkin (1910-1994)
Peraih hadiah Nobel bidang kimia pada tahun 1964. Dia berhasil menemukan teknik X-ray pada struktur zat biokimia.
6. Rosalyn Yalow (1921-2011)
Peraih gelar Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1977. Dia berhasil menemukan cara pengembangan radioimmunoassays hormon peptida pada otak.
7. Barbara McClintock
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1977. Penelitiannya berhasil menemukan ada unsur genetik yang bergerak.
8. Rita Levi-Montalcini (1909-2012)
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran pada tahun 1986. Bersama Stanley Cohen, dia menemukan adanya faktor pertumbuhan.
9. Gertrude Elion (1918-1999)
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 1988. Bersama dengan Sir James Hitam dan George Hitchings, dia berhasil menemukan prinsip-prinsip penting dalam terapi obat.
10. Christiane Nusslein-Volhard
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 1995. Bersama dengan Edward Lewis dan Eric Wieschaus, dia berhasil menemukan mengenai kontrol genetik pada perkembangan embrio awal.
11. Linda Buck
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 2004. Bersama dengan Richard Axel, dia berhasil menemukan sistem reseptor bau dan organisasi sistem penciuman.
12. Francoise Barre Sinoussi
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran tahun 2008. Bersama dengan Luc Montagnier, dia berhasil menemukan virus human immunodeficiency.
13. Elizabeth Blackburn
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi dan kedokteran tahun 2009. Bersama dengan Carol Greider dan Jack Szostak, dia berhasil melakukan penemuan bagaimana kromosom dilindungi oleh telomeres dan enzim telomerase.
14. Carol Greider
Peraih hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran tahun 2009. Bersama dengan Elizabeth Blackburn dan Jack Szostak, dia berhasil melakukan penemuan bagaimana kromosom dilindungi oleh enzim telomeres dan telomerase.
15. Elinor Ostrom (1933-2012)
Peraih hadiah Nobel bidang ilmu ekonomi tahun 2009. Dia berhasil menemukan tata kelola ekonomi, terutama untuk hal-hal umum.
16. Ada Yonath
Peraih hadiah Nobel bidang Kimia tahun 2009. Bersama dengan Venkatraman Ramakrishnan dan Thomas Steitz, dia berhasil melakukan studi tentang struktur dan fungsi ribosom.
"
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





