News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Awas, Semut Ini Bisa Rusak Peralatan Elektronik"
Sabtu,2013-06-29,09:12:14
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pembasmi serangga asal Amerika Serikat, Mike Matthews, kewalahan menerima panggilan perbaikan peralatan air conditioning (AC) milik para warga. Pasalnya, kerumunan ""semut gila"" telah menyerang peralatan elektronik.
Dengan mata kepalanya sendiri, Matthews melihat semut-semut itu menyerang puluhan AC di wilayah Austin, Texas, AS. Semut akan berkerumun dan merusak sirkuit switch AC, sehingga membuat AC tidak dapat dinyalakan.
""Bila Anda membuka alat-alat elektronik dan menemukan kerumunan semut. Itu adalah semut gila yang saya maksud,"" kata Matthews, dilansir NBC News, Jumat 28 Juni 2013.
Semut-semut gila itu adalah makhluk invasif, atau spesies yang datang dari tempat lain, pertama kali datang ke Amerika Serikat pada tahun 2002. Makhluk mungil itu telah menjadi ancaman selama beberapa tahun terakhir, dan tersebar di Texas dan Florida.
Menurut Edward LeBrun, peneliti di University of Texas, As, banyak peneliti yang bingung, mengapa semut itu sangat tertarik bersarang di dalam barang-barang elektronik, seperti pendingin udara, peralatan pertanian, dan pompa air.
""Salah satu alasan semut itu tidak bersarang di dalam lubang-lubang tanah adalah karena ukurannya yang hanya seperdelapan inci, sehingga dapat dengan mudah masuk keperangkat ponsel, komputer dan lainnya,"" kata LeBrun.
LeBrun menambahkan, ketika semut itu masuk ke dalam peralatan elektronik dan menyentuh sirkuit-sirkuit listrik, maka semut itu akan tersetrum.
""Saat semut tersetrum, mereka akan mengeluarkan feromon, atau aroma yang dikeluarkan semut yang digunakan untuk memberitahukan kalau semut sedang diserang. Akibatnya banyak kerabat semut yang datang membantu,"" jelas LeBrun.
Saat ini para peneliti dan pembasmi serangga sedang berusaha menciptakan sejenis umpan untuk menarik perhatian semut-semut gila.
""Untungnya semut gila itu tidak menyengat dan gigitannya tidak menyakitkan. Hanya sifat perusaknya saja yang sangat mengganggu manusia,"" ujar LeBrun."
Dengan mata kepalanya sendiri, Matthews melihat semut-semut itu menyerang puluhan AC di wilayah Austin, Texas, AS. Semut akan berkerumun dan merusak sirkuit switch AC, sehingga membuat AC tidak dapat dinyalakan.
""Bila Anda membuka alat-alat elektronik dan menemukan kerumunan semut. Itu adalah semut gila yang saya maksud,"" kata Matthews, dilansir NBC News, Jumat 28 Juni 2013.
Semut-semut gila itu adalah makhluk invasif, atau spesies yang datang dari tempat lain, pertama kali datang ke Amerika Serikat pada tahun 2002. Makhluk mungil itu telah menjadi ancaman selama beberapa tahun terakhir, dan tersebar di Texas dan Florida.
Menurut Edward LeBrun, peneliti di University of Texas, As, banyak peneliti yang bingung, mengapa semut itu sangat tertarik bersarang di dalam barang-barang elektronik, seperti pendingin udara, peralatan pertanian, dan pompa air.
""Salah satu alasan semut itu tidak bersarang di dalam lubang-lubang tanah adalah karena ukurannya yang hanya seperdelapan inci, sehingga dapat dengan mudah masuk keperangkat ponsel, komputer dan lainnya,"" kata LeBrun.
LeBrun menambahkan, ketika semut itu masuk ke dalam peralatan elektronik dan menyentuh sirkuit-sirkuit listrik, maka semut itu akan tersetrum.
""Saat semut tersetrum, mereka akan mengeluarkan feromon, atau aroma yang dikeluarkan semut yang digunakan untuk memberitahukan kalau semut sedang diserang. Akibatnya banyak kerabat semut yang datang membantu,"" jelas LeBrun.
Saat ini para peneliti dan pembasmi serangga sedang berusaha menciptakan sejenis umpan untuk menarik perhatian semut-semut gila.
""Untungnya semut gila itu tidak menyengat dan gigitannya tidak menyakitkan. Hanya sifat perusaknya saja yang sangat mengganggu manusia,"" ujar LeBrun."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





