News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
YouTube Tembus Satu Miliar Pengguna
Jumat,2013-03-22,14:58:50
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Menginjak usianya ke delapan tahun, YouTube mencatat tonggak baru dalam sejarah, yakni membukukan satu miliar pengguna.
Kabar ini diperoleh dari situs blog resmi YouTube. Situs layanan berbagi video terpopuler di dunia itu mencatat, hampir satu dari dua orang pengguna Internet di dunia mengunjungi YouTube hari ini.
""Kalau YouTube adalah sebuah negara, kami akan menjadi negara terbesar ketiga di dunia, setelah Cina dan India,"" tulis YouTube, seperti diberitakan Phys.org, Jumat 22 Maret 2013.
YouTube mulai beroperasi pada 2005. Satu tahun setelah peluncurannya, situs layanan berbagi video ini diakuisisi Google.
Google telah membeli YouTube dengan banderol US$1,65 miliar atau setara Rp16 triliun. Namun, sampai sekarang, raksasa internet itu belum mau mengumumkan berapa keuntungan yang didapat dari YouTube.
YouTube pun secara bertahap menambah konten profesionalnya, seperti mulai menayangkan program-program televisi dan video amatir. Ini merupakan upaya untuk menarik para pengiklan.
Di awal 2013, YouTube mengonfirmasi bahwa akan ada evolusi dalam video. Mungkin seperti langganan konten video yang nantinya orang-orang perlu membayar untuk menontonnya.
Secara sederhana, YouTube memboyong konten-konten video on demand seperti di TV kabel berbayar ke laman Web-nya.
Saat ini, YouTube telah membenahi tata letak untuk menampilkan video acara televisi. ""Layanan ini merupakan hasil perkawinan televisi dan Internet,"" tulis YouTube."
Kabar ini diperoleh dari situs blog resmi YouTube. Situs layanan berbagi video terpopuler di dunia itu mencatat, hampir satu dari dua orang pengguna Internet di dunia mengunjungi YouTube hari ini.
""Kalau YouTube adalah sebuah negara, kami akan menjadi negara terbesar ketiga di dunia, setelah Cina dan India,"" tulis YouTube, seperti diberitakan Phys.org, Jumat 22 Maret 2013.
YouTube mulai beroperasi pada 2005. Satu tahun setelah peluncurannya, situs layanan berbagi video ini diakuisisi Google.
Google telah membeli YouTube dengan banderol US$1,65 miliar atau setara Rp16 triliun. Namun, sampai sekarang, raksasa internet itu belum mau mengumumkan berapa keuntungan yang didapat dari YouTube.
YouTube pun secara bertahap menambah konten profesionalnya, seperti mulai menayangkan program-program televisi dan video amatir. Ini merupakan upaya untuk menarik para pengiklan.
Di awal 2013, YouTube mengonfirmasi bahwa akan ada evolusi dalam video. Mungkin seperti langganan konten video yang nantinya orang-orang perlu membayar untuk menontonnya.
Secara sederhana, YouTube memboyong konten-konten video on demand seperti di TV kabel berbayar ke laman Web-nya.
Saat ini, YouTube telah membenahi tata letak untuk menampilkan video acara televisi. ""Layanan ini merupakan hasil perkawinan televisi dan Internet,"" tulis YouTube."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





