analyticstracking
Indonesia Archipelago Network News - IANnews.id

"Susul Inggris, Islandia Juga Blokir Situs 'Blue'"

Rabu,2013-07-24,17:11:52
(IANnews.id) "(IANNnews) Jakarta - Pada Senin kemarin, Inggris melalui Perdana Menterinya, David Cameron, menyatakan siap memblokir situs-situs porno di seluruh wilayah Inggris.

Tapi, beberapa bulan yang lalu, tepatnya Februari 2013, Pemerintah Islandia telah lebih dulu menyatakan perang terhadap konten-konten pornografi di Internet.

Menteri Dalam Negeri Islandia, Ogmundur Jonasson, sudah menyusun regulasi yang bertujuan untuk memblokir efek pornografi pada anak-anak, yang disalurkan melalui video pada ponsel, komputer, dan konsol game.

Jonasson menyatakan pornografi adalah masalah sosial. Dia juga mengklaim pornografi sama saja dengan konten kekerasan, dapat mengakibatkan efek buruk pada anak-anak.

Saat ini, di Islandia sudah menerapkan kebijakan yang melarang percetakan untuk buku-buku yang mengandung pornografi. Kini, Jonasson ingin memperluas larangan itu ke ranah dunia maya alias Internet.

""Metode pelarangan itu mencakup pemblokiran pembelian konten pornografi di Islandia dengan kartu kredit. Tentu kami juga akan menyaring alamat IP yang membuat konten pornografi,"" kata Jonasson, dilansir The Huffington Post, 24 Juli 2013.

Sementara menurut Penasehat Politik Menteri Dalam Negeri, Halla Gunnarsdottir, sebelum mampu mengirim manusia ke bulan, Finlandia harus lebih dulu mengatasi pornografi di Internet.

""Undang-undang baru ini tidak akan melarang seks secara ekstrim, tapi mencoba menarik garis lurus bahwa konten pornografi kepada anak-anak adalah salah,"" kata Gunnarsdottir.

Upaya Islandia yang melarang peredaran pornografi di Internet mendapat banyak dukungan, baik dari warga masyarakat maupun peneliti.

Tak terkecuali, Gail Dines, Profesor Sosiologi dan Studi Perempuan di Wheelock College Boston, Amerika Serikat, yang sangat mendukung langkah Menteri Dalam Negeri Islandia mengenai pelarangan pornografi di Internet.

""Sekarang pornografi telah menciptakan perspektif baru terhadap hak-hak sipil perempuan. Pornografi telah menyebabkan sudut pandang seksualitas pada anak-anak adalah sesuatu yang brutal,"" ungkap Dines. "
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success