analyticstracking
Indonesia Archipelago Network News - IANnews.id

Studi Ungkap Penyebab Spesies Hobbit Mengecil

Rabu,2013-04-17,12:28:44
(IANnews.id) "(IANNnews) Jakarta - Spesies orang pendek yang sisa-sisa jasadnya ditemukan di Pulau Flores, Indonesia, bisa jadi mengecil akibat adaptasi atas lingkungan sekitar. Demikian menurut suatu studi terbaru.

Menurut stasiun berita BBC, argumen terbaru mengenai studi itu dimuat dalam penerbitan ilmiah Proceedings B Journal terbitan Royal Society, Inggris. Mereka menyebut spesies itu ""hobbit,"" nama yang dipopulerkan novel dan film trilogi ""Lord of The Rings.""

Hobbit ini diyakini sebagai versi mini dari spesies awal manusia. Bahkan para hobbit sempat hidup bersama dengan spesies manusia saat ini hingga 12.000 tahun lalu.

Sejak sisa-sisa jasad hobbit ditemukan pada 2003, para peneliti berupaya keras menjelaskan asal muasal manusia yang hanya setinggi satu meter dan berotak lebih kecil itu. Secara ilmiah para hobbit disebut sebagai Homo floresiensis.
 
Muncul suatu teori populer bahwa para hobbit berevolusi dari manusia yang bertubuh dan berotak lebih besar yang tinggal di kawasan Asia sebelah timur, yang disebut sebagai Homo erectus. Menurut teori ini, setelah Homo erectus pindah ke Flores, ukuran mereka mengecil akibat proses yang disebut sebagai ""pengerdilan pulau"" (island dwarfism).

Proses pengecilan ini juga terlihat di spesies-spesies lain. Namun muncul kritik atas teori itu dengan menyatakan bahwa mustahil bagi otak spesies erectus mengecil mengikuti ukuran tubuhnya.

Teori lain menjelaskan bahwa para mahluk ini bisa disebut kumpulan kecil manusia moderen atau Homo sapiens. Otak dan tubuh mereka tidak bisa tumbuh diduga karena adanya suatu penyakit khusus, atau bisa juga karena mereka turunan dari mahluk mirip kera yang berotak kecil.

Pemindaian terkini dari suatu tim peneliti Jepang, termasuk Yousuke Kaifu dari Musium Alam dan Sains Tokyo, menunjukkan bahwa otak spesies hobbit sedikit lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Mereka juga menjalankan analisis komparatif atas rasio otak dengan ukuran tubuh manusia terkini. Analisis itu mengindikasikan bahwa mungkin saja otak spesies erectus mengecil ke ukuran hobbit.

""Penelitian kami tidak membuktikan bahwa erectus merupakan nenek moyang dari floresiensis,"" kata Kaifu kepada BBC. ""Namun apa yang kami tunjukkan adalah itu mungkin saja (dan berlawanan dengan argumen dari banyak orang) bahwa otak floresiensis terlalu kecil (sesuai dengan pandangan bahwa itu merupakan bentuk mini dari erectus),"" lanjut Kaifu.  "
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success