News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Sayur dan Buah Jauh Lebih Ampuh dari Multivitamin
Rabu,2013-01-02,10:41:52

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Untuk memenuhi kecukupan nutrisi, suplemen atau multivitamin menjadi pilihan favorit. Kemasan mini dengan sederetan kandungan vitamin menjadi alasan mengapa banyak orang mengandalkannya sebagai peningkat kesehatan. Di pasar Inggris, multivitamin bahkan menyumbangkan angka £ 385.000.000 per tahun.
Namun penelitian justru mengungkap hal sebaliknya. U.S. Agency for Healthcare Research and Quality menemukan bahwa multivitamin tidak melakukan apapun untuk menegah kanker atau penyakit jantung. Demikian juga dengan riset di Denmark yang diterbitkan Journal of the American Medical Association, menyatakan bahwa mengonsumsi vitamin secara berlebihan justru bisa memperpendek usia Anda.
Dikutip Daily Mail, juru bicara British Dietetic Association, Sian Poter yang juga seorang ahli gizi mengatakan bahwa buah dan sayuran tetap merupakan cara terbaik untuk mendapatkan vitamin, mineral, dan protein tanpa lemak. Ini sama dengan kandungan multivitamin, dan Anda juga mendapatkan bonus serat dari buah dan sayur tersebut.
Sebuah studi di Taiwan pun menemukan bahwa multivitamin justru menjadikan kita kurang disiplin tentang hidup sehat. Suplemen atau multivitamin dianggap memberikan keuntungan besar bagi kesehatan hanya karena kecanggihannya memberi ilusi penambahan kekebalan tubuh, sehingga banyak orang justru tidak lagi mengkonsumsi makanan sehat yang alami. "
Namun penelitian justru mengungkap hal sebaliknya. U.S. Agency for Healthcare Research and Quality menemukan bahwa multivitamin tidak melakukan apapun untuk menegah kanker atau penyakit jantung. Demikian juga dengan riset di Denmark yang diterbitkan Journal of the American Medical Association, menyatakan bahwa mengonsumsi vitamin secara berlebihan justru bisa memperpendek usia Anda.
Dikutip Daily Mail, juru bicara British Dietetic Association, Sian Poter yang juga seorang ahli gizi mengatakan bahwa buah dan sayuran tetap merupakan cara terbaik untuk mendapatkan vitamin, mineral, dan protein tanpa lemak. Ini sama dengan kandungan multivitamin, dan Anda juga mendapatkan bonus serat dari buah dan sayur tersebut.
Sebuah studi di Taiwan pun menemukan bahwa multivitamin justru menjadikan kita kurang disiplin tentang hidup sehat. Suplemen atau multivitamin dianggap memberikan keuntungan besar bagi kesehatan hanya karena kecanggihannya memberi ilusi penambahan kekebalan tubuh, sehingga banyak orang justru tidak lagi mengkonsumsi makanan sehat yang alami. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





