News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Rusia kritik tekanan Inggris pada Guardian
Sabtu,2013-08-24,08:51:12

(IANnews.id) Moscow (ANTARA News) - Rusia, Rabu, mengecam tindakan keras yang dilakukan Inggris terhadap harian Guardian atas penerbitan rahasia keamanan Amerika Serikat yang dibocorkan oleh Edward Snowden seraya menuduh London menerapkan standar ganda.
"Langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah Inggris terhadap harian Guardian tidak selaras dengan komitmen pada standar hak asasi manusia yang diklaim Inggris, termasuk kebebasan pers," kata Kementerian Luar Negeri, lapor AFP.
"Hal ini sekali lagi menunjukkan praktek buruk dari standar ganda yang diterapkan oleh London di bidang hak asasi manusia."
Guardian mengatakan pekan ini bahwa pemerintah Inggris telah memaksa pihaknya untuk memusnahkan dokumen atau menghadapi sengketa pengadilan atas publikasi rahasia keamanan Amerika Serikat yang dibocorkan oleh mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS, Snowden, yang telah memperoleh suaka sementara di Rusia.
Informasi itu muncul seiring Inggris menghadapi kritik tajam karena menahan pasangan wartawan Amerika Serikat Glenn Greenwald - yang telah banyak menulis tentang informasi dari Snowden untuk Guardian - selama sembilan jam di bandara London pada Minggu.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia itu membela Snowden, dengan mengatakan bahwa ia mengalami "pelanggaran kasar hukum internasional secara langsung tentang hak jutaan orang di dunia."
"Langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah Inggris terhadap harian Guardian tidak selaras dengan komitmen pada standar hak asasi manusia yang diklaim Inggris, termasuk kebebasan pers," kata Kementerian Luar Negeri, lapor AFP.
"Hal ini sekali lagi menunjukkan praktek buruk dari standar ganda yang diterapkan oleh London di bidang hak asasi manusia."
Guardian mengatakan pekan ini bahwa pemerintah Inggris telah memaksa pihaknya untuk memusnahkan dokumen atau menghadapi sengketa pengadilan atas publikasi rahasia keamanan Amerika Serikat yang dibocorkan oleh mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS, Snowden, yang telah memperoleh suaka sementara di Rusia.
Informasi itu muncul seiring Inggris menghadapi kritik tajam karena menahan pasangan wartawan Amerika Serikat Glenn Greenwald - yang telah banyak menulis tentang informasi dari Snowden untuk Guardian - selama sembilan jam di bandara London pada Minggu.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia itu membela Snowden, dengan mengatakan bahwa ia mengalami "pelanggaran kasar hukum internasional secara langsung tentang hak jutaan orang di dunia."
Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2013
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





