News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Mobil berinternet akan seperti ini
Rabu,2013-09-11,09:42:32

Dashboard Cadillac ATS CUE | (flickr/stevegarfield)
(IANnews.id) (IANNnews) Detroit - Para pembuat kendaraan mulai menemukan petunjuk baru untuk menciptakan mobil yang memuaskan pembeli.
Mereka mulai mempertimbangkan untuk membuat mobil yang menarik perhatian para belia.
"Cucu kita dibesarkan dalam dunia smartphone," kata Dan Akerson, mantan bos telekomunikasi seperti dikutip Reuters.
Akerson mengemukakan hal itu dalam telekonferensi yang membahas pencapaian kuartal General Motors.
Pelanggan yang melek-teknologi telah mendorong GM maupun pabrik mobil lainnya untuk melakukan perubahan pada sistem hiburan dan dan navigasi di kendaraan.
Selama ini, para pembeli dan pengulas kendaraan mengeluhkan sistem infotainmen mobil yang rumit, jauh berbeda dengan smartphone yang sangat mudah digunakan.
GM mengatakan produk mereka mulai tahun 2014 mulai dilengkapi kemampuan berinternet dan penumpang di kursi belakang juga bisa menonton video streaming.
Mereka juga mulai mempertimbangkan peluang memasarkan iklan lewat layar internet di kendaraan.
Data federal menyebutkan rata-rata orang AS menghabiskan empat jam sepekan untuk melakukan perjalanan ke tempat kerja.
"Orang ingin mobilnya semudah smartphone," kata Alexander Edwards, petinggi perusahaan riset Strategic Vision.
GM pada dasawarsa 90' memprakarsai penggunaan konektivitas dengan suatu perusahaan jasa navigasi.
Sekarang, semua merek kendaraan telah memiliki mobil yang bisa memberi informasi soal kemacetan lalu-lintas, jalan menuju tujuan, dan membaca atau menuliskan SMS.
Merek-merek yang dimiliki GM seperti Chevrolet, GMC, Cadillac mulai 2014 akan dilengkapi 4G LTE mobile broadband.
Teknologi konektivitas adalah penting untuk GM, Ford Motor Co, maupun merek lainnya untuk menarik pembeli usia muda.
Suatu penelitian menunjukkan paling tidak 40 persen kendaraan akan punya kemampuan konektivitas pada akhir dasawarsa ini.
Lebih dari setengah pemilik kendaraan mengatakan mobil mereka yang berikutnya "harus" atau "mungkin" dilengkapi perangkat konektivitas dan kemampuan sinkronisasi dengan smartphone, ungkap studi lainnya dari J.D. Power and Associates.
Mereka mulai mempertimbangkan untuk membuat mobil yang menarik perhatian para belia.
"Cucu kita dibesarkan dalam dunia smartphone," kata Dan Akerson, mantan bos telekomunikasi seperti dikutip Reuters.
Akerson mengemukakan hal itu dalam telekonferensi yang membahas pencapaian kuartal General Motors.
Pelanggan yang melek-teknologi telah mendorong GM maupun pabrik mobil lainnya untuk melakukan perubahan pada sistem hiburan dan dan navigasi di kendaraan.
Selama ini, para pembeli dan pengulas kendaraan mengeluhkan sistem infotainmen mobil yang rumit, jauh berbeda dengan smartphone yang sangat mudah digunakan.
GM mengatakan produk mereka mulai tahun 2014 mulai dilengkapi kemampuan berinternet dan penumpang di kursi belakang juga bisa menonton video streaming.
Mereka juga mulai mempertimbangkan peluang memasarkan iklan lewat layar internet di kendaraan.
Data federal menyebutkan rata-rata orang AS menghabiskan empat jam sepekan untuk melakukan perjalanan ke tempat kerja.
"Orang ingin mobilnya semudah smartphone," kata Alexander Edwards, petinggi perusahaan riset Strategic Vision.
GM pada dasawarsa 90' memprakarsai penggunaan konektivitas dengan suatu perusahaan jasa navigasi.
Sekarang, semua merek kendaraan telah memiliki mobil yang bisa memberi informasi soal kemacetan lalu-lintas, jalan menuju tujuan, dan membaca atau menuliskan SMS.
Merek-merek yang dimiliki GM seperti Chevrolet, GMC, Cadillac mulai 2014 akan dilengkapi 4G LTE mobile broadband.
Teknologi konektivitas adalah penting untuk GM, Ford Motor Co, maupun merek lainnya untuk menarik pembeli usia muda.
Suatu penelitian menunjukkan paling tidak 40 persen kendaraan akan punya kemampuan konektivitas pada akhir dasawarsa ini.
Lebih dari setengah pemilik kendaraan mengatakan mobil mereka yang berikutnya "harus" atau "mungkin" dilengkapi perangkat konektivitas dan kemampuan sinkronisasi dengan smartphone, ungkap studi lainnya dari J.D. Power and Associates.
Berita Terkait
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





