News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
LIPI Lestarikan Bunga Bangkai di Pot
Rabu,2013-05-22,11:28:15
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Bunga bangkai (Amorphophallus titanium) merupakan salah satu tumbuhan langka di Indonesia. Bunga raksasa yang memiliki bau kurang sedap ini menjadi ikon di Kebun Raya Bogor dan tersohor sampai ke seluruh dunia.
Semakin hari keberadaan bunga bangkai semakin langka. Namun, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengantisipasinya dengan membuat program 'Menanam Bunga Bangkai dalam Pot' guna mencegah kepunahan flora satu ini.
Para peneliti LIPI pun berhasil melakukan pembibitan dengan melakukan penyerbukan silang buatan pada tanaman langka itu.
""Pembibitan ini merupakan persilangan pertama yang berhasil dilakukan di Indonesia,"" kata Mustaid Siregar, Kepala PKT Kebun Raya Bogot, di acara HUT ke-196 Kebun Raya Bogor, Bogor, 21 Mei 2013.
Mustaid mengatakan, pengembangan bunga bangkai di dalam pot bertujuan untuk membudidayakannya agar tidak punah. ""Harapan ke depan, agar masyarakat bisa ikut menanam bunga bangkai sebagai salah satu langkah konservasi,"" ujarnya.
Penelitian selanjutnya adalah mencari tahu bagaimana cara agar tanaman itu bisa tumbuh lebih cepat. Seperti diketahui, waktu normal dari bunga bangkai mengembangkan bunganya adalah 10 tahun dari awal tumbuhan itu ditanam.
![]()
Penyerbukan Silang Buatan
Sementara menurut Dian Latifah, Peneliti Budidaya Bunga Bangkai Kebun Raya Bogor, penyerbukan silang buatan dilakukan dengan cara menguaskan serbuk sari ke bunga betina.
Setelah itu, tanaman akan menghasilkan buah yang di dalamnya terdapat biji-biji. Dari biji-biji itulah bunga bangkai dihasilkan.
""Dengan keberhasilan penyerbukan buatan pertama ini, maka kami percaya penyerbukan kedua dan seterusnya akan berhasil,"" kata Dian.
Dari hasil pembibitan penyerbukan silang buatan bunga bangkai, tanaman yang berhasil hidup sudah memiliki umur delapan bulan.
""Saat ini, tanaman bunga bangkai yang berhasil hidup ada sekitar 90 pot. Itu berasal dari 400 biji, tapi hanya 200 yang unggul. Kemudian dari 200 biji itu, yang berhasil tumbuh hanya 90,"" jelas Dian.
Mengenai berapa harga dari tanaman bunga bangkai, peneliti belum mengetahuinya. Diperkirakan tanaman langka ini bisa memiliki harga yang cukup mahal.
""Mungkin saja mencapai satu juta rupiah per pot, tapi nanti uangnya buat biaya riset di kemudian hari,"" ungkap Dian. "
Semakin hari keberadaan bunga bangkai semakin langka. Namun, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengantisipasinya dengan membuat program 'Menanam Bunga Bangkai dalam Pot' guna mencegah kepunahan flora satu ini.
Para peneliti LIPI pun berhasil melakukan pembibitan dengan melakukan penyerbukan silang buatan pada tanaman langka itu.
""Pembibitan ini merupakan persilangan pertama yang berhasil dilakukan di Indonesia,"" kata Mustaid Siregar, Kepala PKT Kebun Raya Bogot, di acara HUT ke-196 Kebun Raya Bogor, Bogor, 21 Mei 2013.
Mustaid mengatakan, pengembangan bunga bangkai di dalam pot bertujuan untuk membudidayakannya agar tidak punah. ""Harapan ke depan, agar masyarakat bisa ikut menanam bunga bangkai sebagai salah satu langkah konservasi,"" ujarnya.
Penelitian selanjutnya adalah mencari tahu bagaimana cara agar tanaman itu bisa tumbuh lebih cepat. Seperti diketahui, waktu normal dari bunga bangkai mengembangkan bunganya adalah 10 tahun dari awal tumbuhan itu ditanam.
Penyerbukan Silang Buatan
Sementara menurut Dian Latifah, Peneliti Budidaya Bunga Bangkai Kebun Raya Bogor, penyerbukan silang buatan dilakukan dengan cara menguaskan serbuk sari ke bunga betina.
Setelah itu, tanaman akan menghasilkan buah yang di dalamnya terdapat biji-biji. Dari biji-biji itulah bunga bangkai dihasilkan.
""Dengan keberhasilan penyerbukan buatan pertama ini, maka kami percaya penyerbukan kedua dan seterusnya akan berhasil,"" kata Dian.
Dari hasil pembibitan penyerbukan silang buatan bunga bangkai, tanaman yang berhasil hidup sudah memiliki umur delapan bulan.
""Saat ini, tanaman bunga bangkai yang berhasil hidup ada sekitar 90 pot. Itu berasal dari 400 biji, tapi hanya 200 yang unggul. Kemudian dari 200 biji itu, yang berhasil tumbuh hanya 90,"" jelas Dian.
Mengenai berapa harga dari tanaman bunga bangkai, peneliti belum mengetahuinya. Diperkirakan tanaman langka ini bisa memiliki harga yang cukup mahal.
""Mungkin saja mencapai satu juta rupiah per pot, tapi nanti uangnya buat biaya riset di kemudian hari,"" ungkap Dian. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





