News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Inilah Ponsel Paling Laris di Toko Online
Kamis,2013-06-20,15:46:26
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Internet, khususnya toko online, telah membuka paradigma belanja masyarakat modern. Hampir semua barang dan pernak-pernik harian kini bisa didapat dengan mudah. Browsing, klik, tak lama barang yang dipesan sampai di depan rumah.
Tak terkecuali berbelanja gadget dan ponsel, yang minat belanjanya relatif tinggi di Indonesia. Tercatat, 40 persen omzet juragangadget.com dihasilkan dari penjualan produk iPhone, 30 persen produk Samsung, dan 20 persen BlackBerry. Sementara 10 persen lainnya dari merek lain seperti HTC, Sony, Nokia, dan sejumlah merek lokal.
""Sekarang yang paling laku Galaxy S4, penjualannya naik 32 persen,"" kata Alrosa Fahri, Direktur Utama Juragan Seluler Indonesia yang mengelola juragangadget.com, melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA, Jakarta, 20 Juni 2013.
""Jumlah pemesanannya juga jauh melebihi Samsung Galaxy SIII dan SII,"" tandas Alrosa.
Sementara untuk produk Apple, yang mengalami penurunan penjualan 5-10 persen di situsnya sejak Januari 2013, tetap diminati jika melihat banyaknya pembeli yang lebih dulu menelepon untuk meminta saran perbandingan.
""Banyak pembeli yang telepon kami untuk minta perbandingan, bagus mana iPhone 5 dan Galaxy S4. Setelah kami jelaskan, banyak juga yang akhirnya lebih memilih iPhone 5,"" kata bos muda yang akrab disapa Mamang Osa ini.
Ia menganalisa, Apple mulai mengalami sedikit penurunan penjualan iPhone 5 karena rumor tentang kehadiran iPhone versi lebih murah belum terbukti hingga saat ini. Hal ini diakui cukup mengganggu pasar.
Sementara Samsung dengan lini produk Galaxy berhasil merebut ceruk pasar karena mampu menyediakan gadget dengan rentang harga mulai Rp800 ribu sampai Rp8 juta.
Sementara itu, meski penjualan BlackBerry10 seperti Z10 dan Q10 diakui tidak terlalu meledak, namun dari sisi penjualan tetap stabil untuk ponsel BlackBerry yang lebih murah.
""Rencana BBM untuk masuk pasar Android dan iOS ternyata tidak terlalu berpengaruh. Sales BlackBerry masih bagus meski Z10 dan Q10 tidak booming. BlackBerry terbukti punya ketahanan pasar. Untuk rentang harga dari 1 juta hingga 6 juta rupiah, itu sudah frame ideal,"" ujarnya.
Juragangadget.com yang telah 1,5 tahun meramaikan industri e-commerce dengan segmen pasar khusus gadget, mencatatkan penjualan sedikitnya 150 unit gadget per bulan.
Osa optimistis, dengan interface versi 2.0 yang baru saja diluncurkan, penjualan di situsnya diharapkan bisa tumbuh pesat dengan target 1.500 unit per bulan.
Sejak situsnya go live commercial awal 2012 lalu, Juragan Gadget mengklaim telah membukukan total omzet Rp10 miliar."
Tak terkecuali berbelanja gadget dan ponsel, yang minat belanjanya relatif tinggi di Indonesia. Tercatat, 40 persen omzet juragangadget.com dihasilkan dari penjualan produk iPhone, 30 persen produk Samsung, dan 20 persen BlackBerry. Sementara 10 persen lainnya dari merek lain seperti HTC, Sony, Nokia, dan sejumlah merek lokal.
""Sekarang yang paling laku Galaxy S4, penjualannya naik 32 persen,"" kata Alrosa Fahri, Direktur Utama Juragan Seluler Indonesia yang mengelola juragangadget.com, melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA, Jakarta, 20 Juni 2013.
""Jumlah pemesanannya juga jauh melebihi Samsung Galaxy SIII dan SII,"" tandas Alrosa.
Sementara untuk produk Apple, yang mengalami penurunan penjualan 5-10 persen di situsnya sejak Januari 2013, tetap diminati jika melihat banyaknya pembeli yang lebih dulu menelepon untuk meminta saran perbandingan.
""Banyak pembeli yang telepon kami untuk minta perbandingan, bagus mana iPhone 5 dan Galaxy S4. Setelah kami jelaskan, banyak juga yang akhirnya lebih memilih iPhone 5,"" kata bos muda yang akrab disapa Mamang Osa ini.
Ia menganalisa, Apple mulai mengalami sedikit penurunan penjualan iPhone 5 karena rumor tentang kehadiran iPhone versi lebih murah belum terbukti hingga saat ini. Hal ini diakui cukup mengganggu pasar.
Sementara Samsung dengan lini produk Galaxy berhasil merebut ceruk pasar karena mampu menyediakan gadget dengan rentang harga mulai Rp800 ribu sampai Rp8 juta.
Sementara itu, meski penjualan BlackBerry10 seperti Z10 dan Q10 diakui tidak terlalu meledak, namun dari sisi penjualan tetap stabil untuk ponsel BlackBerry yang lebih murah.
""Rencana BBM untuk masuk pasar Android dan iOS ternyata tidak terlalu berpengaruh. Sales BlackBerry masih bagus meski Z10 dan Q10 tidak booming. BlackBerry terbukti punya ketahanan pasar. Untuk rentang harga dari 1 juta hingga 6 juta rupiah, itu sudah frame ideal,"" ujarnya.
Juragangadget.com yang telah 1,5 tahun meramaikan industri e-commerce dengan segmen pasar khusus gadget, mencatatkan penjualan sedikitnya 150 unit gadget per bulan.
Osa optimistis, dengan interface versi 2.0 yang baru saja diluncurkan, penjualan di situsnya diharapkan bisa tumbuh pesat dengan target 1.500 unit per bulan.
Sejak situsnya go live commercial awal 2012 lalu, Juragan Gadget mengklaim telah membukukan total omzet Rp10 miliar."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





