News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Ini Detik-detik Bocornya Helm Astronot di Luar Angkasa
Rabu,2013-07-31,16:59:43
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Kebocoran misterius terjadi pada helm astronot yang sedang menjalan misi jalan-jalan atau spacewalk di ruang angkasa, tepatnya di sekitar Stasiun Ruang Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).
Pada 16 Juli lalu, dua astronot NASA, Chris Cassidy dan Luca Parmitano, tiba-tiba harus bergegas kembali ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional setelah helm milik Parmitano mengalami kebocoran.
Akibat kebocoran itu membuat astronot asal Itali itu tidak bisa mendengar dan melihat. Selain itu, misi spacewalk yang dijadwalkan berjalan selama 6,5 jam harus berakhir ketika waktu baru berjalan 92 menit.
Menurut Cassidy, kebocoran pada helm milik rekannya adalah situasi yang menakutkan dan bisa menjadi situasi yang lebih buruk lagi.
""Air terus masuk ke dalam helm Parmitano. Itu adalah situasi yang sangat serius. Namun, kami harus tetap tenang dan berpikir semua akan baik-baik saja,"" kata Cassidy, dalam video yang dirilis NASA, dilansir Space, 31 Juli 2013.
Cassidy mengisahkan, entah bagaimana air pendingin itu bisa masuk ke dalam sistem ventilasi yang ada di helm Parmitano. Tetesan air terus mengembang di bagian belakang helm.
""Makin lama air itu mulai menutupi telinga, mata, dan hidungnya, sehingga membuat dia (Parmitano) tidak bisa mendengar dan melihat,"" tutur Cassidy.
Saat ini, para insinyur NASA masih mencari penyebab kebocoran itu. NASA juga telah menunjuk seorang ahli panel untuk menyelidiki masalah ini dan memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi.
""Pada tanggal 2 Agustus nanti, NASA akan membentuk dewan keselamatan. Tugas dari dewan itu adalah untuk melakukan pengamatan dan rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan di semua kegiatan NASA yang dilakukan di luar angkasa,"" tulis pejabat NASA.
Misi spacewalk yang menugaskan Parmitano dan Cassidy adalah untuk melakukan beberapa perbaikan di stasiun ruang angkasa dan mempersiapkan tempat baru untuk kedatangan modul asal Rusia.
""Kami semua bertekad untuk menciptakan rasa aman bagi para astronot, sehingga setiap kali mendapat tugas menjalankan misi spacewalk kami semua dapat bekerja dengan baik,"" tutup Cassidy. "
Pada 16 Juli lalu, dua astronot NASA, Chris Cassidy dan Luca Parmitano, tiba-tiba harus bergegas kembali ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional setelah helm milik Parmitano mengalami kebocoran.
Akibat kebocoran itu membuat astronot asal Itali itu tidak bisa mendengar dan melihat. Selain itu, misi spacewalk yang dijadwalkan berjalan selama 6,5 jam harus berakhir ketika waktu baru berjalan 92 menit.
Menurut Cassidy, kebocoran pada helm milik rekannya adalah situasi yang menakutkan dan bisa menjadi situasi yang lebih buruk lagi.
""Air terus masuk ke dalam helm Parmitano. Itu adalah situasi yang sangat serius. Namun, kami harus tetap tenang dan berpikir semua akan baik-baik saja,"" kata Cassidy, dalam video yang dirilis NASA, dilansir Space, 31 Juli 2013.
Cassidy mengisahkan, entah bagaimana air pendingin itu bisa masuk ke dalam sistem ventilasi yang ada di helm Parmitano. Tetesan air terus mengembang di bagian belakang helm.
""Makin lama air itu mulai menutupi telinga, mata, dan hidungnya, sehingga membuat dia (Parmitano) tidak bisa mendengar dan melihat,"" tutur Cassidy.
Saat ini, para insinyur NASA masih mencari penyebab kebocoran itu. NASA juga telah menunjuk seorang ahli panel untuk menyelidiki masalah ini dan memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi.
""Pada tanggal 2 Agustus nanti, NASA akan membentuk dewan keselamatan. Tugas dari dewan itu adalah untuk melakukan pengamatan dan rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan di semua kegiatan NASA yang dilakukan di luar angkasa,"" tulis pejabat NASA.
Misi spacewalk yang menugaskan Parmitano dan Cassidy adalah untuk melakukan beberapa perbaikan di stasiun ruang angkasa dan mempersiapkan tempat baru untuk kedatangan modul asal Rusia.
""Kami semua bertekad untuk menciptakan rasa aman bagi para astronot, sehingga setiap kali mendapat tugas menjalankan misi spacewalk kami semua dapat bekerja dengan baik,"" tutup Cassidy. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





