News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Ilmuwan Inggris Satukan Kekuatan Buru Alien
Senin,2013-07-08,10:33:07
(IANnews.id) "
(IANNnews) London - Para ilmuwan astronomi di Inggris menyatukan kekuatan mereka dalam memburu alien. Ilmuwan dari berbagai institusi ilmu pengetahuan ini berbagi tugas dalam mendeteksi keberadaan makhluk asing dari luar angkasa itu.
Diberitakan Daily Mail, Sabtu 6 Juli 2013, ilmuwan dari 11 institusi dari berbagai disiplin ilmu telah membentuk jaringan dalam mencari alien. Termasuk salah satunya adalah Jodrell Bank, institusi pemilik beberapa teleskop radio tercanggih di Inggris.
Tugas Jodrell Bank adalah mendengarkan sinyal tipis dari TV, radio, satelit, radar dan laser yang kemungkinan juga ikut memancarkan ""pesan"" dari dunia lain. Jika pesan itu tertangkap, maka tugas berikutnya jatuh ke tangan para ilmuwan komunikasi.
Ilmuwan komunikasi yang bekerja untuk meneliti kecerdasan simpanse dan lumba-lumba akan bertugas memecahkan kode-kode yang terpancar ke bumi, apakah mengandung pesan tertentu atau tidak.
Jaringan para ilmuwan ini dikoordinasi oleh Dr Alan Penny dari University of St Andrews dan resmi diluncurkan hari ini di Pertemuan Astronomi Nasional yang diadakan oleh Perkumpulan Astronomi Kerajaan di St Andrew, Skotlandia.
""Jika alien menembakkan laser melalui teleskop optik besar untuk mengirimkan sinyal atau mengumumkan keberadaan mereka, maka getaran itu bisa terdeteksi dari jarak ribuan tahun cahaya,"" kata Penny.
Inggris memang salah satu negara yang gandrung dengan pencarian alien ini. Sejak puluhan tahun, pemerintah Inggris punya gugus tugas khusus yang menyelidiki keberadaan UFO di Kementerian Pertahanan.
Namun pada Desember 2009, gugus tugas ini ditutup karena tidak lagi berguna. Penyelidikan atas laporan penampakan UFO berakhir buntu, hanya menguras tenaga dan anggaran Kemhan Inggris."
Diberitakan Daily Mail, Sabtu 6 Juli 2013, ilmuwan dari 11 institusi dari berbagai disiplin ilmu telah membentuk jaringan dalam mencari alien. Termasuk salah satunya adalah Jodrell Bank, institusi pemilik beberapa teleskop radio tercanggih di Inggris.
Tugas Jodrell Bank adalah mendengarkan sinyal tipis dari TV, radio, satelit, radar dan laser yang kemungkinan juga ikut memancarkan ""pesan"" dari dunia lain. Jika pesan itu tertangkap, maka tugas berikutnya jatuh ke tangan para ilmuwan komunikasi.
Ilmuwan komunikasi yang bekerja untuk meneliti kecerdasan simpanse dan lumba-lumba akan bertugas memecahkan kode-kode yang terpancar ke bumi, apakah mengandung pesan tertentu atau tidak.
Jaringan para ilmuwan ini dikoordinasi oleh Dr Alan Penny dari University of St Andrews dan resmi diluncurkan hari ini di Pertemuan Astronomi Nasional yang diadakan oleh Perkumpulan Astronomi Kerajaan di St Andrew, Skotlandia.
""Jika alien menembakkan laser melalui teleskop optik besar untuk mengirimkan sinyal atau mengumumkan keberadaan mereka, maka getaran itu bisa terdeteksi dari jarak ribuan tahun cahaya,"" kata Penny.
Inggris memang salah satu negara yang gandrung dengan pencarian alien ini. Sejak puluhan tahun, pemerintah Inggris punya gugus tugas khusus yang menyelidiki keberadaan UFO di Kementerian Pertahanan.
Namun pada Desember 2009, gugus tugas ini ditutup karena tidak lagi berguna. Penyelidikan atas laporan penampakan UFO berakhir buntu, hanya menguras tenaga dan anggaran Kemhan Inggris."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





