News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Bus Masuk Jurang di Guatemala, 44 Orang Tewas"
Selasa,2013-09-10,02:26:01
(IANnews.id) "
(IANNnews) Guatemala - Sebuah bus terjun ke dalam jurang di wilayah baratlaut Guatemala, Senin waktu setempat. Sedikitnya 44 orang tewas saat bus mereka hancur menghantam tepi sungai di dasar jurang.
Mario Cruz, juru bicara tim penyelamat seperti diberitakan CNN mengatakan, 46 orang lainnya terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Di lokasi kejadian, tim evakuasi bekerja keras mengangkut korban dari dasar jurang menggunakan kawat besi dan tandu.
Cruz mengatakan bahwa ada 90 orang di dalam bus dari Guatemala City itu. Padahal, kapasitas tampung bis hanya 54 orang. Sedikitnya tiga korban tewas masih bayi.
Penyelidikan masih dilakukan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan. Menurut saksi mata, bus jatuh ke jurang sedalam 200 meter di kota San Martn Jilotepeque setelah supir hilang kendali di tikungan.
""Dari apa yang kami lihat, bus menabrak tebing batu sebelum jatuh ke jurang,"" kata Walikota Ott Vielman.
Jalan di wilayah tersebut kebanyakan hanya terbuat dari tanah. Sementara angin kencang bertiup di antara lembah. Tidak ada rel pembatas maupun alat pengaman lainnya. Pemerintah mengumumkan tiga hari masa berkabung atas insiden ini.
Kasus kecelakaan parah di negara itu terjadi 2008 lalu saat bus yang padat penumpang tergelincir di jalan tol dan jatuh ke jurang sedalam 15 meter. Sebanyak 53 orang terbunuh dalam insiden kala itu. "
Mario Cruz, juru bicara tim penyelamat seperti diberitakan CNN mengatakan, 46 orang lainnya terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Di lokasi kejadian, tim evakuasi bekerja keras mengangkut korban dari dasar jurang menggunakan kawat besi dan tandu.
Cruz mengatakan bahwa ada 90 orang di dalam bus dari Guatemala City itu. Padahal, kapasitas tampung bis hanya 54 orang. Sedikitnya tiga korban tewas masih bayi.
Penyelidikan masih dilakukan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan. Menurut saksi mata, bus jatuh ke jurang sedalam 200 meter di kota San Martn Jilotepeque setelah supir hilang kendali di tikungan.
""Dari apa yang kami lihat, bus menabrak tebing batu sebelum jatuh ke jurang,"" kata Walikota Ott Vielman.
Jalan di wilayah tersebut kebanyakan hanya terbuat dari tanah. Sementara angin kencang bertiup di antara lembah. Tidak ada rel pembatas maupun alat pengaman lainnya. Pemerintah mengumumkan tiga hari masa berkabung atas insiden ini.
Kasus kecelakaan parah di negara itu terjadi 2008 lalu saat bus yang padat penumpang tergelincir di jalan tol dan jatuh ke jurang sedalam 15 meter. Sebanyak 53 orang terbunuh dalam insiden kala itu. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





