News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Moskow - Rusia pada Jumat menyambut penolakan parlemen Inggris bagi serangan terhadap pemerintah Suriah dan memperingatkan tindakan seperti itu tanpa persetujuan PBB akan merusak ketertiban dunia.
Kepala staf kebijakan luar negeri Presiden Vladimir Putin, Yury Ushakov, mengatakan keputusan parlemen Inggris itu menunjukkan peningkatan pengertian umum akan bahaya serangan terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
""Ini mencerminkan opini mayoritas rakyat Inggris dan Eropa,"" kata Ushakov kepada wartawan.
""Bagi saya itu nampaknya rakyat mulai mengerti betapa berbahaya skenario serangan seperti itu,"" katanya.
Ia menambahkan bahwa serangan-serangan militer terhadap Suriah tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB akan merusak ketertiban dunia yang berpusat pada Dewan Keamanan di mana Rusia adalah anggota tetapnya.
""Tindakan tanpa persetujuan Dewan Keamanan --jika mereka lakukan-- akan berdampak pada kehancuran besar pada sistem tanpa didasarkan pada peran pusat PBB,"" kata Ushakov.
""Serangan seperti seperti itu akan menimbulkan kehancuran pada seluruh sistem ketertiban dunia. Dan tidak mungkin situasi di Suriah sendiri dan Timur Tengah akan menjadi lebih stabil dan lebih tenang,"" tambahnya.
Ushakov juga mengecam Washington tidak berbagi informasi intelijen yang menurut AS melibatkan pemerintah Bashar dalam serangan senjata kimia dekat Damaskus yang para aktivis kata menewaskan ratusan orang.
""Mereka (para pejabat AS) mengacu pada sifat rahasia informasi itu. Jadi tampaknya sejumlah pihak mempercayainya tetapi kami-- tidak memiliki informasi ini-- jadi kami tidak mempercayainya,"" tambah Ushakov dikutip AFP.
"
Kepala staf kebijakan luar negeri Presiden Vladimir Putin, Yury Ushakov, mengatakan keputusan parlemen Inggris itu menunjukkan peningkatan pengertian umum akan bahaya serangan terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
""Ini mencerminkan opini mayoritas rakyat Inggris dan Eropa,"" kata Ushakov kepada wartawan.
""Bagi saya itu nampaknya rakyat mulai mengerti betapa berbahaya skenario serangan seperti itu,"" katanya.
Ia menambahkan bahwa serangan-serangan militer terhadap Suriah tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB akan merusak ketertiban dunia yang berpusat pada Dewan Keamanan di mana Rusia adalah anggota tetapnya.
""Tindakan tanpa persetujuan Dewan Keamanan --jika mereka lakukan-- akan berdampak pada kehancuran besar pada sistem tanpa didasarkan pada peran pusat PBB,"" kata Ushakov.
""Serangan seperti seperti itu akan menimbulkan kehancuran pada seluruh sistem ketertiban dunia. Dan tidak mungkin situasi di Suriah sendiri dan Timur Tengah akan menjadi lebih stabil dan lebih tenang,"" tambahnya.
Ushakov juga mengecam Washington tidak berbagi informasi intelijen yang menurut AS melibatkan pemerintah Bashar dalam serangan senjata kimia dekat Damaskus yang para aktivis kata menewaskan ratusan orang.
""Mereka (para pejabat AS) mengacu pada sifat rahasia informasi itu. Jadi tampaknya sejumlah pihak mempercayainya tetapi kami-- tidak memiliki informasi ini-- jadi kami tidak mempercayainya,"" tambah Ushakov dikutip AFP.
"
- 1Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik
- 2Langit Uni Eropa Haram Diterbangi Boeing 737 Max 8
- 3Emas turun setelah ketegangan AS-Korut berkurang
- 4Satu anak panda mati di kebun binatang nasional di washington:
- 5UNICEF: 1,8 juta anak kekurangan gizi di Yaman
- 6Pengadilan perintahkan Belanda percepat penurunan emisi





