News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Pelita Jaya vs NSH
(IANnews.id) (IANNnews) Jakarta - Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta memperpanjang rekor kemenangannya menjadi delapan kali sepanjang Liga Bola Basket Nasional (NBL) Indonesia 2013-2014 usai menaklukkan NSH GMC Jakarta dengan skor 74-56, Rabu 15 Januari 2014.
Dalam pertandingan yang digelar di Gedung Basket Hall A Senayan, Jakarta, tim asuhan Nathaniel Canson langsung mendominasi pertandingan. Kepercayaan diri juga membuat determinasi permainan para pemain Pelita Jaya tak bisa diimbangi NSH GMC.
Ini menjadi kemenangan ketiga Pelita Jaya di Seri II Jakarta, setelah sebelumnya mereka mengalahkan Garuda Kukar Bandung 68-66 dan mengatasi perlawanan Pacific Caesar Surabaya dengan 64-51. Namun, di Seri I Malang, Pelita Jaya juga menyapu bersih dengan lima kemenangan.
Meski memperpanjang rapor kemenangan, ternyata tidak membuat Canson cepat berpuas diri. Dia justru meminta tim tampil waspada
Sang arsitek tidak ingin para pemain Pelita Jaya puas dengan hasil positif sejauh ini.
"Ini tentu hasil yang bagus, tapi secara pribadi ada sedikit kekhawatiran. Terutama soal pemain menyikapi rekor bagus ini, apalagi kalau sampai berhenti," kata pelatih yang akrab disapa Nath kepada wartawan, di Hall A Senayan, Rabu 15 Januari 2014.
Menurut Nath, adalah tugas pelatih untuk mengingatkan anak-anak asuhannya untuk tidak besar kepala. Namun, dia sendiri senang dengan kepercayaan diri tinggi yang diperlihatkan para pemain Pelita Jaya. "Kepercayaan diri pemain memang sedang bagus, itu hal positif, tidak boleh dihalang-halangi. Tapi, anak-anak juga harus diingatkan," jelasnya.
Untuk laga di Seri II Jakarta, Pelita Jaya masih menyisakan tiga pertandingan. Tiga lawan itu adalah Stadium Jakarta, Satria Muda Britama Jakarta, dan juara bertahan M88 Aspac Jakarta.
Dalam pertandingan yang digelar di Gedung Basket Hall A Senayan, Jakarta, tim asuhan Nathaniel Canson langsung mendominasi pertandingan. Kepercayaan diri juga membuat determinasi permainan para pemain Pelita Jaya tak bisa diimbangi NSH GMC.
Ini menjadi kemenangan ketiga Pelita Jaya di Seri II Jakarta, setelah sebelumnya mereka mengalahkan Garuda Kukar Bandung 68-66 dan mengatasi perlawanan Pacific Caesar Surabaya dengan 64-51. Namun, di Seri I Malang, Pelita Jaya juga menyapu bersih dengan lima kemenangan.
Meski memperpanjang rapor kemenangan, ternyata tidak membuat Canson cepat berpuas diri. Dia justru meminta tim tampil waspada
Sang arsitek tidak ingin para pemain Pelita Jaya puas dengan hasil positif sejauh ini.
"Ini tentu hasil yang bagus, tapi secara pribadi ada sedikit kekhawatiran. Terutama soal pemain menyikapi rekor bagus ini, apalagi kalau sampai berhenti," kata pelatih yang akrab disapa Nath kepada wartawan, di Hall A Senayan, Rabu 15 Januari 2014.
Menurut Nath, adalah tugas pelatih untuk mengingatkan anak-anak asuhannya untuk tidak besar kepala. Namun, dia sendiri senang dengan kepercayaan diri tinggi yang diperlihatkan para pemain Pelita Jaya. "Kepercayaan diri pemain memang sedang bagus, itu hal positif, tidak boleh dihalang-halangi. Tapi, anak-anak juga harus diingatkan," jelasnya.
Untuk laga di Seri II Jakarta, Pelita Jaya masih menyisakan tiga pertandingan. Tiga lawan itu adalah Stadium Jakarta, Satria Muda Britama Jakarta, dan juara bertahan M88 Aspac Jakarta.
- 1Bale Vs Zidane Memanas, Statistik Keduanya Dibandingkan
- 2Timnas U-19 Indonesia kalahkan Thailand 3-0
- 3Lorenzo dan Rossi siap bertarung di `katedral`
- 4Duo Argentina tersangka korupsi FIFA dikurung tahanan rumah
- 5Napoli kontrak kiper Reina dari Bayern Munich
- 6Ruben Loftus-Cheek tidak ciut dengan kritik Mourinho





