News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

David Moyes
(IANnews.id) (IANNnews) Manchester - Bos Manchester United, David Moyes, mengakui bahwa timnya pantas tersingkir pada ajang Capital One Cup. MU gagal melangkah ke final setelah kalah dalam drama adu penalti melawan Sunderland.
Menghadapi tim yang sebenarnya terancam degradasi itu, MU harus menelan kekecewaan meski berhasil menang 2-1 hingga akhir babak tambahan waktu. Namun agregat 3-3 memaksa duel harus ditentukan lewat tos-tosan.
Dalam drama adu penalti, MU akhirnya harus mengakui keunggulan The Black Cats. Kiper David De Gea yang "mengizinkan" Phillip Bardsley menjebol gawangnya mendapat kritikan dari pendukung MU.
"Ini jadi musim yang bagus bagi David De Gea. Penjaga gawang selalu membuat kesalahan tapi itu biasa terjadi dalam sepakbola," kata Moyes membela sang kiper dilansir Soccerway.
Di Old Trafford, dua gol MU dicetak Danny Welbeck dan Javier Hernandez. Dan dalam drama adu penalti, hanya Darren Fletcher yang sukses menjadi algojo MU. Sedangkan Welbeck, Phil Jones, Adnan Januzaj dan Rafael gagal.
"Sangat buruk, saya mengharapkan yang lebih baik lagi tapi hal seperti itu harus terjadi. Kami memang tidak pantas ke final dengan melihat cara kami bermain malam ini," kata Moyes setelah pertandingan.
Pada partai final yang akan digelar di Wembley, Sunderland telah ditunggu favorit juara Manchester City yang sebelumnya sukses menyingkirkan West Ham United dengan agregat 9-0.
Menghadapi tim yang sebenarnya terancam degradasi itu, MU harus menelan kekecewaan meski berhasil menang 2-1 hingga akhir babak tambahan waktu. Namun agregat 3-3 memaksa duel harus ditentukan lewat tos-tosan.
Dalam drama adu penalti, MU akhirnya harus mengakui keunggulan The Black Cats. Kiper David De Gea yang "mengizinkan" Phillip Bardsley menjebol gawangnya mendapat kritikan dari pendukung MU.
"Ini jadi musim yang bagus bagi David De Gea. Penjaga gawang selalu membuat kesalahan tapi itu biasa terjadi dalam sepakbola," kata Moyes membela sang kiper dilansir Soccerway.
Di Old Trafford, dua gol MU dicetak Danny Welbeck dan Javier Hernandez. Dan dalam drama adu penalti, hanya Darren Fletcher yang sukses menjadi algojo MU. Sedangkan Welbeck, Phil Jones, Adnan Januzaj dan Rafael gagal.
"Sangat buruk, saya mengharapkan yang lebih baik lagi tapi hal seperti itu harus terjadi. Kami memang tidak pantas ke final dengan melihat cara kami bermain malam ini," kata Moyes setelah pertandingan.
Pada partai final yang akan digelar di Wembley, Sunderland telah ditunggu favorit juara Manchester City yang sebelumnya sukses menyingkirkan West Ham United dengan agregat 9-0.
- 1Bale Vs Zidane Memanas, Statistik Keduanya Dibandingkan
- 2Timnas U-19 Indonesia kalahkan Thailand 3-0
- 3Lorenzo dan Rossi siap bertarung di `katedral`
- 4Duo Argentina tersangka korupsi FIFA dikurung tahanan rumah
- 5Napoli kontrak kiper Reina dari Bayern Munich
- 6Ruben Loftus-Cheek tidak ciut dengan kritik Mourinho





