News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Vatikan - Paus Fransiskus berencana menyetir sendiri saat menjalani rutinitas di dalam wilayah Tahta Suci Vatikan. Kendaraan dinas pemimpin umat Katolik se-dunia itu hanya berupa sebuah mobil bekas yang sudah berusia hampir 30 tahun.
Menurut kantor berita Reuters, mobil yang digunakan Paus bermerek Renault 4 buatan tahun 1984. Itu adalah hadiah dari seorang rohaniwan berusia 70 tahun asal Italia Utara, Romo Renzo Zocca.
Mobil itu sudah dipakai berkali-kali. Di spedometernya, Renault 4 sudah menempuh perjalanan sepanjang 300.000 km.
Calon mobil dinas Paus itu sama dengan karakter dan penampilannya, sederhana dan berwarna serba putih, serta masih berfungsi dengan baik walau sudah berumur. ""Menurut saya, Paus akan mengendarainya sendiri di dalam Vatikan,"" kata deputi juru bicara Tahta Suci, Romo Ciro Benedettini, Kamis waktu setempat.
Zocca tergerak menghadiahi mobil bekas beberapa bulan setelah mendengar seruan Paus kepada para rohaniwan Katolik agar tidak menggunakan mobil mewah. Lebih baik tabunglah uang untuk disumbang ke kaum miskin.
Maka, pada Sabtu pekan lalu, Romo Zocca bersama para umat membawa mobil bekas itu kepada Paus di Vatikan. Kepada mereka, Paus pun mengaku tidak asing lagi mengendarai Renault 4, karena dia pernah menyetirnya di Argentina. Kepada majalah Famiglia Cristiana, Zocca mengungkapkan bahwa tak lama kemudian Paus mencoba sendiri mobil bekas itu.
Rohaniwan berusia 76 tahun tersebut terkenal sebagai pribadi yang sederhana. Saat menjadi Uskup Agung di Buenos Aires, Argentina, Fransiskus biasa bepergian di dalam kota dengan kendaraan umum, seperti kereta bawah tanah.
Bahkan, malam sebelum dipilih sebagai Paus baru pada Maret 2013, Fransiskus menolak naik limosin Mercedes yang disediakan Vatikan. Dia memilih naik minibus bersama para rohaniwan lain menuju Vatikan.
Saat kunjungan ke Brazil Juli lalu, Paus juga memilih berkendara dengan mobil Fiat mini. Dia juga memilih naik sedan biasa, Ford Focus, ketimbang kendaraan khusus dari Vatikan saat mengunjungi sebuah pusat penampungan pengungsi di Roma pada Selasa 10 September 2013.
Paus pun tidak mau tinggal di apartemen mewah seperti yang dihuni pendahulunya. Dia memilih menghuni kamar biasa yang disediakan Vatikan untuk para rohaniwan."
Menurut kantor berita Reuters, mobil yang digunakan Paus bermerek Renault 4 buatan tahun 1984. Itu adalah hadiah dari seorang rohaniwan berusia 70 tahun asal Italia Utara, Romo Renzo Zocca.
Mobil itu sudah dipakai berkali-kali. Di spedometernya, Renault 4 sudah menempuh perjalanan sepanjang 300.000 km.
Calon mobil dinas Paus itu sama dengan karakter dan penampilannya, sederhana dan berwarna serba putih, serta masih berfungsi dengan baik walau sudah berumur. ""Menurut saya, Paus akan mengendarainya sendiri di dalam Vatikan,"" kata deputi juru bicara Tahta Suci, Romo Ciro Benedettini, Kamis waktu setempat.
Zocca tergerak menghadiahi mobil bekas beberapa bulan setelah mendengar seruan Paus kepada para rohaniwan Katolik agar tidak menggunakan mobil mewah. Lebih baik tabunglah uang untuk disumbang ke kaum miskin.
Maka, pada Sabtu pekan lalu, Romo Zocca bersama para umat membawa mobil bekas itu kepada Paus di Vatikan. Kepada mereka, Paus pun mengaku tidak asing lagi mengendarai Renault 4, karena dia pernah menyetirnya di Argentina. Kepada majalah Famiglia Cristiana, Zocca mengungkapkan bahwa tak lama kemudian Paus mencoba sendiri mobil bekas itu.
Rohaniwan berusia 76 tahun tersebut terkenal sebagai pribadi yang sederhana. Saat menjadi Uskup Agung di Buenos Aires, Argentina, Fransiskus biasa bepergian di dalam kota dengan kendaraan umum, seperti kereta bawah tanah.
Bahkan, malam sebelum dipilih sebagai Paus baru pada Maret 2013, Fransiskus menolak naik limosin Mercedes yang disediakan Vatikan. Dia memilih naik minibus bersama para rohaniwan lain menuju Vatikan.
Saat kunjungan ke Brazil Juli lalu, Paus juga memilih berkendara dengan mobil Fiat mini. Dia juga memilih naik sedan biasa, Ford Focus, ketimbang kendaraan khusus dari Vatikan saat mengunjungi sebuah pusat penampungan pengungsi di Roma pada Selasa 10 September 2013.
Paus pun tidak mau tinggal di apartemen mewah seperti yang dihuni pendahulunya. Dia memilih menghuni kamar biasa yang disediakan Vatikan untuk para rohaniwan."
- 1Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik
- 2Langit Uni Eropa Haram Diterbangi Boeing 737 Max 8
- 3Emas turun setelah ketegangan AS-Korut berkurang
- 4Satu anak panda mati di kebun binatang nasional di washington:
- 5UNICEF: 1,8 juta anak kekurangan gizi di Yaman
- 6Pengadilan perintahkan Belanda percepat penurunan emisi





