News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) China - Berbagai cara digunakan warga China untuk menghindarkan wajah mereka terpapar terik di musim panas kali ini. Salah satunya adalah menggunakan ""kaca muka"", seperti kaca mata hitam tapi lebih besar dan menutupi wajah.
Diberitakan Dailymail, Selasa 20 Agustus 2013, kaca muka ini terbuat dari plastik berwarna hitam sebagai tabir surya. Pengguna topi ini dapat melihat keluar. Namun orang yang berkomunikasi dengan dia, tidak dapat melihat wajah lawan bicaranya.
Menjadi tren terbaru di musim panas kali ini, benda ini digunakan di setiap kesempatan. Baik di luar maupun di dalam ruangan. Saat berolahraga maupun saat santai. Kebanyakan penggunanya adalah wanita.
Menurut pengamat fashion, kebiasaan warga China mengenakan topi ini aneh. Alih-alih terlihat modis, mereka malah terkesan seperti hendak mengelas besi. Selain itu dengan memakai topi penutup wajah tersebut menyebabkan pandangan menjadi terbatas.
Bahkan kabut dapat turut menghalangi jarak pandang apabila menggunakan topi tersebut saat mengendarai sepeda motor.
""Itu seperti sebuah topi yang didesain menyatu dengan kacamata. Jadi apabila Anda tidak yakin produk itu sesuai bagi Anda, maka pertimbangkanlah bahwa mengenakan topi itu seperti seolah-olah menggunakan dua peralatan jadi satu,"" kata Amanda Shadforth, fashion blogger. "
Diberitakan Dailymail, Selasa 20 Agustus 2013, kaca muka ini terbuat dari plastik berwarna hitam sebagai tabir surya. Pengguna topi ini dapat melihat keluar. Namun orang yang berkomunikasi dengan dia, tidak dapat melihat wajah lawan bicaranya.
Menjadi tren terbaru di musim panas kali ini, benda ini digunakan di setiap kesempatan. Baik di luar maupun di dalam ruangan. Saat berolahraga maupun saat santai. Kebanyakan penggunanya adalah wanita.
Menurut pengamat fashion, kebiasaan warga China mengenakan topi ini aneh. Alih-alih terlihat modis, mereka malah terkesan seperti hendak mengelas besi. Selain itu dengan memakai topi penutup wajah tersebut menyebabkan pandangan menjadi terbatas.
Bahkan kabut dapat turut menghalangi jarak pandang apabila menggunakan topi tersebut saat mengendarai sepeda motor.
""Itu seperti sebuah topi yang didesain menyatu dengan kacamata. Jadi apabila Anda tidak yakin produk itu sesuai bagi Anda, maka pertimbangkanlah bahwa mengenakan topi itu seperti seolah-olah menggunakan dua peralatan jadi satu,"" kata Amanda Shadforth, fashion blogger. "
- 1Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik
- 2Langit Uni Eropa Haram Diterbangi Boeing 737 Max 8
- 3Emas turun setelah ketegangan AS-Korut berkurang
- 4Satu anak panda mati di kebun binatang nasional di washington:
- 5UNICEF: 1,8 juta anak kekurangan gizi di Yaman
- 6Pengadilan perintahkan Belanda percepat penurunan emisi





