Indonesia Archipelago National Network - IANNnews.com

Otomotif



Tak Ada Penghentian Transportasi di Jabodetabek

Kamis,2020-04-02,09:33:21
Berita Terbaru
(IANnews.id)
Iannews-Jakarta. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE 5 BPTJ Tahun 2020, menyusul dikeluarkannya Peraturan Pemerintah No 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, Surat Edaran tersebut bertujuan untuk memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dapat melakukan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19.

"Sesuai dengan PP No 21 tahun 2020, untuk dapat dikategorikan sebagai wilayah PSBB daerah terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan," jelas Adita, Rabu (1/4/2020).

Dengan demikian jika belum secara resmi mendapatkan persetujuan Kemenkes mengenai status PSBB Daerah belum dapat melakukan pembatasan transportasi.

Sebaliknya bagi wilayah di Jabodetabek yang sudah berstatus PSBB, Surat Edaran BPTJ Nomor SE 5 Tahun 2020 dapat menjadi pedoman untuk melakukan pembatasan moda transportasi.

Di tempat terpisah, Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi / Staf Khusus Bidang Kelembagaan dan Media, Jodi Mahardi menegaskan, tidak ada penghentian transportasi di Jabodetabek.

"Beberapa saat yang lalu saya mendapatkan kiriman tautan berita perihal Covid-19, Pemerintah Resmi Setop Akses dan Angkutan Jabodetabek. Menurut saya penulisan berita tersebut kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahpahaman yang berujung pada disinformasi di tengah-tengah masyarakat," ujar Jodi Mahardi.

Judul dan isi berita tersebut seakan-akan pemerintah telah menetapkan pembatasan moda transportasi di lingkungan Jabodetabek. "Jika dicermati isinya maka surat edaran Kepala BPTJ dimaksud lebih pada rekomendasi pembatasan aktifitas transportasi. Jadi tidak ada penyetopan moda transportasi."

Surat Edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dapat melakukan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19.

Saya telah mendapatkan pesan dari Pak Luhut yang memohon kepada semua pihak untuk tetap menyebarkan kabar yang baik dan benar apalagi di tengah krisis pandemi kali ini sehingga kita bisa tetap bersatu dan saling membantu di tengah-tengah badai ujian yang menimpa bangsa ini.

"Semoga kita dikuatkan dalam ujian dan dimudahkan dalam upaya menghadapi pandemi COVID-19 ini bersama-sama," imbuhnya.
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
Staf Direct Pembukaan Rekening (A) PT Danamas Insan Kreasi Andalan (DIKA)
Sales Counter (SPG/SPB) Jakarta Barat PT Home Credit Indonesia
Field Check Team Yogyakarta PT Personel Alih Daya ( PERSADA )
jobs-to-success