Indonesia Archipelago National Network - IANNnews.com

Entertainment



Menelusuri History Masjid Tiban Tiang Miring Madegan Sampang

Rabu,2017-03-01,15:14:03
(IANnews.id)
Sampang - Hampir di sebagian daerah di Indonesia mempunyai masjid yang memiliki sejarah dengan keunikan masing - masing. Salah satu yang akan kita intip kali ini, ialah Masjid tiban dan tertua di Pulau Madura bernama Masjid Madegan yang berada di Kabupaten Sampang.

Saat berkunjung di kediamannnya, Kabid Budaya dan Pariwisata Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, AG Wadud menceritakan secara panjang lebar history dari masjid ini. 

Berdirinya Masjid Madegan Sampang tidak diketahui secara pasti. Namun menurut cerita dari tokoh masyarakat yang dapat dipercaya diperkirakan didirikan kurang lebih pada abad 15 M.

Pada saat itu sedang berkuasa Adipati Promono selaku raja di wilayah kecil di Kerajaan Sampang yang berkeraton di Madegan. Adipati Pramono merupakan raja pertama yang beragama Islam, sehingga berperan besar saat rakyat madegan memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Rencana pembuatan Masjid Madegan diawali dari perlunya tempat ibadah yang luas untuk sholat berjamaah. Maka dari itu, dirinya menunjuk putra angkat bernama Adi Pramono yang pada saat itu bertapa di salah satu pohon sawo. 

Setelah bertemu dan menjelaskan maksud untuk mendirikan masjid, selepas dari bertirakat, Adi Pramono bergegas menuju ke arah barat untuk memperoleh petunjuk dari Allah SWT.

Setelah berhari-hari melakukan perjalanan, dirinya sempat bertemu dengan seseorang yang memberinya tongkat sebagai bekal untuk melaksanakan tugas dengan baik dan lancar. Tak lama setelah itu, ia sampai di suatu tempat yang terdapat beberapa kayu tidak terpakai.

Dengan insting, Adi Pramono menggerak-gerakkan tongkat pemberian dari orang yang tidak dikenal itu pada kayu yang berserakan. Dan sangat menakjubkan, kayu yang berserakan mudah bergeser menjadi satu tumpukkan kayu. Karena merasa yakin tongkat itu mempunyai keajaiban, maka kayu itupun dilemparkan ke arah Madegan seperti dedaunan yang berterbangan ditiup angin. Dan dengan kekuasaaan Allah SWT, tumpukan kayu itupun dengan mudah sampai di dekat keraton Madegan.

Setelah mendapat bahan bangunan secara lengkap, Adi Pramono mengerjakan pembangunan Masjid dengan alat tongkatnya hanya semalam dengan kekuatan ghaib. Dari cerita itu, Masjid Madegan terkenal dengan julukan Masjid Tiban.

"Yang terkenal lainnnya dari masjid ini ialah masjid persumpahan. Karena disini sering dilakukan ritual sumpah pocong tapi sekarang mulai diperketat,'' jelasnya.

Kasi Pengembangan SDM dan Promosi Budaya Disbudparpora, Muhmmad Mahdi menambahkan keunikan lain dari Masjid Tiban Madegan. Ternyata keunikan khasnya ialah keempat tiang agung sebagai penyanggah fisik utama didalam masjid tidak berdiri tegak sebagaimana layaknya. Mahdi melanjutkan jika tiang agung ternyata miring ke utara. Meski demikian, masyarakat setempat tidak khawatir, sebab sejak berdiri sampai sekarang Masjid ini tetap kokoh dan tegak. Maka dari alasan itu, takmir Masjid tetap mempertahankan keaslian walaupun pada bagian lainnya dilakukan renovasi.

Boleh Percaya atau tidak, Mahdi menjelaskan jika empat tiang agung mempunyai khasiat masing - masing.

Tiang pertama sebelah barat utara mempunyai khasiat untuk kenaikan pangkat jabatan atau tinggi derajat. Tiang kedua sebelah barat selatan mempunyai khasiat untuk memperlancar rejeki. Tiang ke tiga sebelah timur selatan mempunyai khasiat untuk kepandaian. Dan tiang ke empat sebelah timur utara mempunyai khasiat keselamatan dalam segala bidang dan pengobatan jika sedang sakit.

Tentu jika khasiat itu benar - benar berhasil  semata mata karena ridho Allah SWT.

Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success
GFS
REAFO
REAFO