News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
Jumat,2015-06-05,15:45:47

(IANnews.id) Jakarta - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menyatakan satu unit mesin bor terowongan bawah tanah atau tunnel boring machine yang didatangkan dari Jepang kini telah tiba di Jakarta.
"Mesin bor terowongan bawah tanah yang kita pesan dari Jepang itu sekarang sudah tiba di Jakarta, tepatnya masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, saat ini PT MRT harus mengurus surat-surat administrasi di Pelabuhan Tanjung Priok sebelum mesin tersebut dapat dibawa ke lokasi pengeboran dan digunakan secara optimal.
"Sesampainya mesin itu di Pelabuhan Tanjung Priok, kita langsung mengurus administrasinya, sehingga bisa cepat dikirim ke lokasi pengeboran stasiun bawah tanah," ujar Boestami.
Mesin bor tersebut, kata dia, nantinya akan digunakan untuk melakukan pengeboran bawah tanah di lokasi pertama, yakni di depan Patung Pemuda Senayan yang akan menjadi stasiun bawah tanah Bundaran Senayan.
"Stasiun bawah tanah di depan Patung Pemuda Senayan itu akan menjadi lokasi pengeboran bawah tanah pertama yang kita lakukan dengan menggunakantunnel boring machine," ujar Boestami.
Dia menuturkan mesin bor berdiameter sekitar 6,7 meter tersebut dirakit secara khusus di Jepang, kemudian didatangkan langsung ke Jakarta untuk mengerjakan pengeboran terowongan bagi stasiun bawah tanah.
Secara keseluruhan, sambung dia, terdapat sebanyak enam stasiun bawah tanah MRT yang akan dibangun, yaitu di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Dukuh Atas, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora dan Bundaran Senayan.
"Supaya pembangunan keenam stasiun bawah tanah itu bisa dilakukan secepat mungkin, maka kita membutuhkan sekitar empat unit mesin bor serupa," ungkap Boestami.
"Mesin bor terowongan bawah tanah yang kita pesan dari Jepang itu sekarang sudah tiba di Jakarta, tepatnya masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, saat ini PT MRT harus mengurus surat-surat administrasi di Pelabuhan Tanjung Priok sebelum mesin tersebut dapat dibawa ke lokasi pengeboran dan digunakan secara optimal.
"Sesampainya mesin itu di Pelabuhan Tanjung Priok, kita langsung mengurus administrasinya, sehingga bisa cepat dikirim ke lokasi pengeboran stasiun bawah tanah," ujar Boestami.
Mesin bor tersebut, kata dia, nantinya akan digunakan untuk melakukan pengeboran bawah tanah di lokasi pertama, yakni di depan Patung Pemuda Senayan yang akan menjadi stasiun bawah tanah Bundaran Senayan.
"Stasiun bawah tanah di depan Patung Pemuda Senayan itu akan menjadi lokasi pengeboran bawah tanah pertama yang kita lakukan dengan menggunakantunnel boring machine," ujar Boestami.
Dia menuturkan mesin bor berdiameter sekitar 6,7 meter tersebut dirakit secara khusus di Jepang, kemudian didatangkan langsung ke Jakarta untuk mengerjakan pengeboran terowongan bagi stasiun bawah tanah.
Secara keseluruhan, sambung dia, terdapat sebanyak enam stasiun bawah tanah MRT yang akan dibangun, yaitu di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Dukuh Atas, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora dan Bundaran Senayan.
"Supaya pembangunan keenam stasiun bawah tanah itu bisa dilakukan secepat mungkin, maka kita membutuhkan sekitar empat unit mesin bor serupa," ungkap Boestami.
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





