News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Jakarta
Tenun Ikat dari Berbagai Negara Dipamerkan di Museum Tekstil
Jumat,2019-08-23,16:36:30
(IANnews.id) Jakarta - Sebanyak 100 buah koleksi tenun ikat dari berbagai negara dipamerkan di Museum Tekstil, Jalan KS Tubun, Jakarta Barat. Ada tenun ikat dari Indonesia, Thailand, Malaysia, India, dan lainnya yang dipajang di sana. Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Kalla meresmikan pameran bertajuk "World Ikat, Weaving Threads of Continuity: Challenges and Responses" itu pada Jumat (23/8/2019) ini. Istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla itu didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Dekranasda DKI yang juga istri Anies, Fery Farhati. "Kami percaya semua negara mempunyai keunikan yang berbeda satu sama lain dengan teknik pembuatan dan teknik pewarnaan. Saya menganggap penting diselenggarakan ini karena kita semua dapat saling belajar dan saling berbagi untuk pengembangan teknik tenun ikat," kata Mufidah. Pameran yang akan berlangsung hingga 5 September itu disemarakkan dengan berbagai workshop kriya wastra, seperti ikat celup, eco-printing, dan makrame. Ada juga bazar produk tenun ikat serta pentas tari tradisional dan musik gambang kromong. Sementara itu, Anies berterima kasih kepada seluruh kreator dan komite acara yang telah mendatangkan penenun dari berbagai negara. "Terima kasih kepada para kreator, komite, yang telah berupaya mendatangkan penenun ikat dari seluruh dunia untuk berbagi visi, pandangan, karya, yang bertujuan memperkenalkan dan melindungi warisan ikat ini," ujar Anies.
- 1Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur doa bersama jelang UN
- 2Festival "kue bulan" hadir di Jakarta
- 3BI: masyarakat jangan panik berlebihan terhadap pelemahan rupiah
- 4Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
- 5PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
- 6Sys NS sarankan SBY berkiprah di tingkat internasional





