News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id)
Iannews-Jakarta. Cottage cheese terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa asam segar. Keju ini ternyata mengandung banyak nutrisi. Salah satunya protein dalam jumlah tinggi.
Cottage cheese adalah keju segar yang terbuat dari dadih dengan rasa asam. Dalam pembuatannya, cottage cheese mengandalkan penggumpalan yang terjadi pada susu hangat dan tidak menambahkan rennet dalam proses pembuatannya.
Pencinta keju juga bisa membuat cottage cheese sendiri di rumah. Bahan yang diperlukan mudah yaitu susu segar dan lemon atau cuka dapur. Cottage cheese sendiri bisa dipakai untuk banyak makanan. Misalnya jadi campuran cheesecake, olesan roti, hingga sumber protein pada racikan smoothies sehat.
Dilansir dari Prevention (27/6), ahli gizi menganggap cottage cheese sebagai sumber protein yang sangat bagus untuk dijadikan camilan atau ditambahkan ke dalam beberapa resep favorit Anda.
Ada alasan bagus mengapa ahli gizi seperti Regina Ragone yang berbasis di New York menyebut cottage cheese sebagai makanan penuh kandungan nutrisi.
"Cottage cheese memiliki semua kandungan yang dibutuhkan tubuh, yaitu tinggi protein, rendah gula, dan karbohidrat. Bahkan sangat bagus bagi mereka yang jalani diet keto," kata Ragone.
Ragone menyarankan untuk memilih cottage cheese dengan lemak penuh. Karena versi tanpa lemak memiliki lebih sedikit protein dan mengandung stabilisator, yang tidak akan memuaskan rasa lapar dan rasanya kurang enak.
Satu cangkir cottage cheese memiliki 27 gram protein dengan 195 kalori. "Cottage cheese akan membuat Anda cepat merasa kenyang, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Ditambah lagi, cottage cheese juga memiliki banyak vitamin dan mineral, seperti B12, selenium, dan riboflavin," kata ahli gizi Lindsey Pine, MS, RDN. Kandungan ini juga dapat membantu Anda mendapatkan kebutuhan kalsium harian, yang bukan hanya baik untuk tulang, namun juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Keju ini aman dikonsumsi setiap harinya. Cocok dikonsumsi sebagai camilan setelah olahraga karena mengandung kasein, protein yang dicerna lambat yang biasa digunakan dalam beberapa bubuk protein. Pine mengatakan, cottage cheese juga bisa ditambahkan dengan buah supaya mendapatkan kombo protein-karbohidrat yang bagus untuk otot dan energi.
"Cottage cheese kaya akan asam amino leusin, yang dapat masuk ke otot dengan mudah dan memicu sintesis protein otot," kata Pine. Cottage cheese akan lebih baik jika menjadi camilan di malam hari. Sebuah penelitian dari para peneliti Florida State, mengatakan bahwa memakan cottage cheese sebelum tidur dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pemulihan otot.
- 1Menteri Koperasi dan UKM: KUR Rp 25 Juta tanpa Agunan
- 2BI: tekanan "administered prices" picu inflasi April
- 3Jasa keuangan ilegal marak, OJK perkuat Satgas Waspada Investasi
- 4Kunjungan Raja Salman, Pertamina Tawarkan Suplai Avtur ke Arab Saudi
- 5Harga minyak dunia bervariasi di perdagangan Asia
- 6Harga emas berjangka turun tajam





