News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Business
J&T Express Gandeng Trigana Air Luncurkan Pesawat Kargo Antar Barang
Kamis,2021-03-18,14:54:20

(IANnews.id) Iannews-Jakarta. J&T Express menggandeng Trigana Air meluncurkan satu air freighter atau pesawat kargo jenis ATR khusus untuk mengantar barang atau paket. Pesawat dengan kapasitas 150 ton ini akan mengantar barang via udara dan ditujukan untuk daerah Sumatera.
Ada dua rute yang dituju, yaitu Jakarta-Medan dan Jakarta-Batam. Pesawat ini juga direncanakan akan beroperasi minimal sehari sekali.
CEO J&T Express, Robin Lo menjelaskan peluncuran air freighter ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan. Ini juga untuk menyeimbangkan antara bisnis kurir dengan bisnis e-commerce yang makin berkembang selama pandemi.
"Perkembangan e-commerce makin berkembang, jadi air freighter jadi solusi jangka panjang untuk kami. Barang tambah banyak, kita bisa kirim lebih banyak lagi. Lebih gede load-nya jika dibanding kerja sama dengan pesawat komersil," ujarnya di Hanggar PT Ani, Bandara Budiarto, Curug, Tangerang Kamis (18/3/2021).
a juga mengatakan pengiriman barang dari e-commerce dari tahun ke tahun meningkat 50-70%. Meski masih berpusat di Pulau Jawa, tapi kini sudah mulai banyak pengiriman ke Pulau Sulawesi dan Sumatera karena ongkos kirim yang kompetitif.
J&T sendiri bisa mengirim 3-5 juta paket per harinya ke berbagai daerah dalam kondisi normal. Sementara saat puncaknya, Robin menyebut bisa sampai 10-20 juta paket per harinya.
"Sumatera masih bisa menggunakan perjalanan darat. Tapi kalau yang sudah Pekan Baru ke atas, sudah pakai pesawat karena ga bisa ter-cover jalur darat," ujarnya.
"Saya tekankan ini bukan satu-satunya, air freighter kami. Ke depan barang kita makin banyak, kita tambah lagi, sehingga pelayanan J&T Express akan terus tetap bagus ke depannya," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Teknik Trigana Air, Rudi Hartono menyebut ini merupakan kerja sama pertama kali pihaknya dengan J&T Express. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada kerja sama lagi.
"Saat ini Trigana Air Service punya 9 Boeing 737-300 dan 400, bergerak di kargo, dan ditambah 7 pesawat ATR 42 dan 72. Pesawat ATR ini bagus untuk air freighter, misalnya J&T mau ekspansi ke Indonesia Timur, Trigana siap menyediakan armada, kita siap untuk angkut," ujarnya. (mul/mpr)
Ada dua rute yang dituju, yaitu Jakarta-Medan dan Jakarta-Batam. Pesawat ini juga direncanakan akan beroperasi minimal sehari sekali.
CEO J&T Express, Robin Lo menjelaskan peluncuran air freighter ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan. Ini juga untuk menyeimbangkan antara bisnis kurir dengan bisnis e-commerce yang makin berkembang selama pandemi.
"Perkembangan e-commerce makin berkembang, jadi air freighter jadi solusi jangka panjang untuk kami. Barang tambah banyak, kita bisa kirim lebih banyak lagi. Lebih gede load-nya jika dibanding kerja sama dengan pesawat komersil," ujarnya di Hanggar PT Ani, Bandara Budiarto, Curug, Tangerang Kamis (18/3/2021).
a juga mengatakan pengiriman barang dari e-commerce dari tahun ke tahun meningkat 50-70%. Meski masih berpusat di Pulau Jawa, tapi kini sudah mulai banyak pengiriman ke Pulau Sulawesi dan Sumatera karena ongkos kirim yang kompetitif.
J&T sendiri bisa mengirim 3-5 juta paket per harinya ke berbagai daerah dalam kondisi normal. Sementara saat puncaknya, Robin menyebut bisa sampai 10-20 juta paket per harinya.
"Sumatera masih bisa menggunakan perjalanan darat. Tapi kalau yang sudah Pekan Baru ke atas, sudah pakai pesawat karena ga bisa ter-cover jalur darat," ujarnya.
"Saya tekankan ini bukan satu-satunya, air freighter kami. Ke depan barang kita makin banyak, kita tambah lagi, sehingga pelayanan J&T Express akan terus tetap bagus ke depannya," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Teknik Trigana Air, Rudi Hartono menyebut ini merupakan kerja sama pertama kali pihaknya dengan J&T Express. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada kerja sama lagi.
"Saat ini Trigana Air Service punya 9 Boeing 737-300 dan 400, bergerak di kargo, dan ditambah 7 pesawat ATR 42 dan 72. Pesawat ATR ini bagus untuk air freighter, misalnya J&T mau ekspansi ke Indonesia Timur, Trigana siap menyediakan armada, kita siap untuk angkut," ujarnya. (mul/mpr)
- 1Menteri Koperasi dan UKM: KUR Rp 25 Juta tanpa Agunan
- 2BI: tekanan "administered prices" picu inflasi April
- 3Jasa keuangan ilegal marak, OJK perkuat Satgas Waspada Investasi
- 4Kunjungan Raja Salman, Pertamina Tawarkan Suplai Avtur ke Arab Saudi
- 5Harga minyak dunia bervariasi di perdagangan Asia
- 6Harga emas berjangka turun tajam





